
Aktivitas di Terminal Petikemas Surabaya. Hanif Nashrullah/Antara
JawaPos.com–Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Jatim, akan melakukan pendataan perusahaan truk berikut armadanya secara daring melalui Web Access TPS. Tujuannya untuk mendorong percepatan operasional pelabuhan, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa, utamanya pada pelayanan penerimaan maupun pengiriman barang.
Direktur Operasi TPS Bambang Hasbullah seperti dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, upaya pendataan itu sejalan dengan program Pelindo III dalam penyempurnaan database master truk yang berkegiatan di area kerja pelabuhan dan terminalnya. Sehingga, setiap truk yang masuk telah teridentifikasi datanya dan mendukung pelaksanaan operasional yang aman dan lancar di area kerja TPS.
”Melalui pendataan ini, proses identifikasi truk saat melakukan transaksi di pintu masuk akan lebih cepat karena sudah dikenali secara sistem dan fisik melalui batch number permanen yang tertempel. Sehingga, memudahkan sopir dan operator alat pada saat proses peletakan maupun pengambilan kontainer di lapangan (CY TPS),” kata Bambang pada Senin (17/8).
Bambang mengatakan, pendataan tersebut adalah upaya untuk menyempurnakan proses di pintu masuk di TPS seiring dengan implementasi auto gate system yang menggunakan lane scan camera dengan metode pembacaan OCR (optical character recognition), dimana identifikasi nomor kontainer beserta atribut lainnya seperti ISO kontainer, MWG, dan DG label telah dilakukan secara otomatis oleh sistem.
”Hal ini merupakan salah satu upaya kami mempercepat pelayanan di terminal dan meminimalisir antrean truk yang akan berkegiatan di TPS, dimana per hari rata-rata truk keluar masuk bisa mencapai 3.000–4.000 truk,” terang Bambang.
Dia berharap, dengan pendataan perusahaan truk dan armada akan mempermudah pengguna jasa dalam memonitoring status verifikasi data registrasi truk dan melakukan unreg data kepemilikan truk, serta mengunduh template batch number permanen.
”Selain itu upaya penyempurnaan manless gate proses di TPS pun dapat segera diwujudkan. Sebab hal ini sangat mendukung dalam penerapan protokol kesehatan pada masa kenormalan baru, yakni meminimalisir kontak antara sopir truk dan petugas gate in impor,” ujar Bambang.
Pendataan ini juga merupakan bentuk sinergi Pelindo III dan anak usahanya dalam integrasi sistem di lingkungan Pelindo III Group, sehingga truk-truk yang terdaftar di TPS akan secara otomastis juga akan terdaftar di aplikasi master truk Pelindo III.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=X60InzTjf6s

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
