
Paulin Winarta (kiri) memberikan potongan nasi kuning kepada pasien yang dinyatakan sembuh setelah dirawat di Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura. Rafika
JawaPos.com–Kabar baik datang dari Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura, Kota Surabaya. Pada Selasa (4/8), sebanyak 64 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. Mereka mengikuti acara wisuda yang diadakan di depan RSDL. Yang diwisuda hari ini (4/8) menambah jumlah kesembuhan pasien di RSDL yang mencapai angka 1.022.
Achmad Sukri, pasien ke-1.000 yang sembuh di Surabaya mengatakan, RSDL punya sistem dan cara unik untuk menyembuhkan pasien. Fokus utamanya adalah untuk meningkatkan imun. Jadi pasien dibikin bahagia terus.
”Tiap pagi diajakin senam kebugaran, jalan-jalan di sekitar rumah sakit, dan lain sebagainya. Kalau kata orang pasien di RSDL lagi diisolasi dan dibatasi ruang geraknya sampai stres, menurut saya salah. Buktinya saya bahagia. Soalnya semua kebutuhan dipenuhi,” ungkap Achmad Sukri.
Achmad mengapresiasi cara RSDL. Meskipun hanya berkonsultasi dengan dokter secara daring, dia merasa sangat diperhatikan dan dirawat. Sebelum dirawat di RSDL, Achmad merupakan perantau asal Jakarta yang bekerja sebagai kontraktor.
”Ketika datang, saya merasa pusing dan demam. Awalnya saya kira karena Surabaya panas. Ternyata ketika rapid, saya terindikasi covid-19. Alhasil saya harus dirawat di sini,” tutur Achmad Sukri.
Koordinator Yayasan Kesehatan (Yankes) Surabaya Paulin Marwita mengatakan, RSDL mementingkan imunitas pasien.
”Pada wisuda Angkatan ke-48 ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk sama-sama berdoa supaya angka penderita Covid-19 terus menurun. Di RSDL, kenyamanan dan imunitas pasien sangat dijaga. Seperti makanan yang harus 2.800 kalori tiap hari,” tutur Paulin.
Tidak heran bila RSDL terus mengadakan wisuda karena jumlah pasien yang sembuh. Dalam salah satu wisuda, bisa ada 71 pasien yang sembuh. ”Selain itu, pasien yang dirawat rata-rata butuh waktu 10 hari saja di RSDL untuk sembuh. Ini menunjukkan kalau RSDL mampu menyediakan atmosfir menyenangkan yang bsia mendukung kesembuhan pasien,” ujar Paulin.
Setelah pasien pulang dan kembali beraktivitas, bukan berarti RSDL lepas tangan atau tidak memperhatikan pasien. Melalui ratusan relawan, RSDL masih akan terus memantau kehidupan bersosial pasien tersebut. Seperti mengantar pasien sampai rumah, mengawal hubungan bertetangga, sampai tetap mengirimkan vitamin.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Y1cR5XcFTZE
https://www.youtube.com/watch?v=C96X_-4-4Cg
https://www.youtube.com/watch?v=8_ZgYZZClrs

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
