
NASIONALIS: Seratus perahu nelayan mengibarkan bendera Merah Putih. Sebagian lagi membawa bendera bergambar Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ruas Jembatan Suramadu arah Madura–Surabaya ditutup, Minggu (20/10). Sebanyak 1.200 orang berjalan menempuh jarak 2,5 kilometer menuju titik tengah jembatan. Seribu orang berada di jembatan dan sisanya di Selat Madura. Mereka juga mengusung bendera Merah Putih.
Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter dikibarkan hingga menutupi seluruh badan jembatan. Bukan hanya itu, saat memandang laut, seratus perahu nelayan melaju dari timur menuju sisi barat Suramadu. Perahu-perahu tersebut juga mengibarkan bendera Merah Putih. Kirab bendera itu makin meriah dengan pelepasan seribu balon ke angkasa.
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menyatakan, kirab bendera dilakukan dalam rangka penyambutan dan perayaan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. ’’Kirab bendera ini bertujuan meningkatkan rasa nasionalisme kita terhadap bangsa ini. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,’’ kata Rama di Jembatan Suramadu kemarin.
Dia optimistis, setelah pelantikan presiden, Indonesia akan makin maju. ’’Kami berharap seluruh masyarakat bisa selalu mendukung visi dan misi beliau sehingga bangsa Indonesia lebih, maju, sejahtera, dan aman,’’ tuturnya.
Photo
SEMANGAT BERSATU: Beragam komunitas di Surabaya juga mengarak Merah Putih dari Jalan Bengawan menuju Jalan Polisi Istimewa. (Hariyanto Teng/Jawa Pos)
Di tempat terpisah, ribuan orang juga mengarak bendera Merah Putih sepanjang 210 meter dari Jalan Bengawan sampai Tugu Polisi Istimewa kemarin. Pembentangan bendera itu bertujuan menyemarakkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Ribuan orang tersebut berasal dari unsur pemerintah daerah setempat, TNI, hingga berbagai komunitas. Mulai Bonek, perguruan silat, pelajar, hingga mahasiswa.
’’Parade Merah Putih Indonesia Damai ini sebagai wujud rasa terima kasih kepada para pendahulu yang telah membangkitkan rasa nasionalisme dan menyatukan kebinekaan sehingga kita bisa menjadi bangsa besar seperti sekarang ini,’’ ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho kemarin.
Selain itu, dia berharap pelantikan berjalan lancar dan kelak bangsa ini makin unggul. ’’Kami juga berdoa agar Surabaya, Jawa Timur, dan Indonesia makin lebih aman dan kondusif,’’ lanjut Sandi.
Sementara itu, pihaknya berupaya meningkatkan pengamanan di sejumlah objek vital untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sasaran yang pengamanannya disiagakan adalah kantor-kantor pemerintah, tempat-tempat ibadah, dan pusat keramaian warga.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
