
PENYEGARAN: Dari kiri, Kolonel Laut (P) Sandharianto, Kolonel Laut (P) Lukman Kharish S.T., dan Letkol Laut (P) Binsar Alfret Syaiful Sitorus saat sertijab di Koarmada II kemarin. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Komandan KRI Raden Eddy (RE) Martadinata-331 dan KRI KST-356 berganti. Rotasi pimpinan dua kapal perang dengan peralatan tempur canggih itu dilakukan di geladak KRI Karel Satsuitubun (KST)-356 yang bersandar di Dermaga Penjelajah Barat Koarmada II kemarin (4/10).
Kolonel Laut (P) Sandharianto yang sebelumnya memimpin KRI Raden Eddy Martadinata-331 digantikan Kolonel Laut (P) Lukman Kharis S.T. Lukman yang sebelumnya menjadi pemimpin KRI Karel Satsuitubun-356 digantikan Letkol Laut (P) Binsar Alfret Syaiful Sitorus.
Komandan Sektor Koarmada II Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro yang menjadi inspektur mengatakan, upacara itu sengaja dilakukan di atas kapal untuk menunjukkan identitas sebagai pemimpin kapal. ”Dengan diiringi lagu Indonesia Raya, suasananya juga semakin khidmat,” ungkapnya.
Menurut Agam, dua kapal tersebut memiliki kelebihan masing-masing. Terutama KRI RE Martadinata-331. Secara spesifikasi, KRI RE Martadinata-331, kata dia, merupakan kapal dengan perlengkapan yang canggih. Sebab, kapal itu dilengkapi dengan meriam utama OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun dan rudal Exocet MM40 Blcok 3 yang jarak jangkaunya bisa mencapai 180–200 km.
Juga ada rudal anti serangan udara bernama Mica yang dirancang efektif dan dapat menyergap sasaran sejauh 20–25 km dengan ketinggian 9.144 m. Kapal tersebut semakin lengkap dengan adanya rudal terma SKWS DLT 12 T yang mampu membelokkan arah rudal, mengacaukan sensor rudal, serta mengecoh frekuensi radio musuh. ”Karena itu, tak salah kalau kapal ini dinobatkan sebagai flag ship (kapal pimpinan),” ujarnya. Dengan kata lain, perwira yang memimpin kapal tersebut harus betul-betul memiliki jiwa pemimpin yang kuat. ”Karena dia memimpin kapal pemimpin,” imbuhnya.
Dia berharap rotasi kepemimpinan itu bisa memajukan Satuan Kapal Eskorta Koarmada II ke depan. ”Ini juga sebagai bukti bahwa alutsista kita tidak kalah dengan milik negara lain,” ucapnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
