
Henny Sutjiono, kapten Timnas Basket Putri Indonesia berkunjung ke SMAK Frateran Surabaya memotivasi siswa-siswi SMAK Frateran Surabaya, Minggu (11/6).
JawaPos.com–Henny Sutjiono, atlet basket putri berhasil mengukir sejarah dengan meraih medali emas bersama timnas di SEA Games 2023 di Kamboja beberapa waktu lalu.
Kapten Timnas Basket Putri Indonesia itu berbagi cerita perjalanan karirnya yang luar biasa hingga meraih prestasi gemilang tersebut saat berkunjung ke SMAK Frateran Surabaya, Minggu (11/6). Henny mengungkapkan, telah mencintai basket sejak masih bersekolah di sekolah dasar.
Dia sering bermain basket dengan teman-teman laki-laki. Bakatnya semakin terasah saat usia 14 tahun. Henny mulai bergabung dengan klub basket saat masih sekolah tingkat SMP.
Perjalanan karir Henny semakin menanjak saat bergabung dengan tim basket SMAK Frateran Surabaya. Dia meraih berbagai juara di beberapa kompetisi. Salah satunya termasuk Developmental Basketball League (DBL).
”Setelah lulus dari SMAK Frateran Surabaya, saya mendapat tawaran untuk menjadi bagian dari tim profesional yang baru terbentuk kala itu yaitu Surabaya Fever. Saya terkejut karena sangat berbeda bermain di tingkat amatir dengan profesional, baik dalam gaya bermain maupun pola pikir,” ujar Henny.
”Jadi saya harus beradaptasi dengan gaya bermain yang berbeda ini. Saya belajar banyak dari pemain senior yang memberikan bimbingan kepada saya kala itu,” imbuh dia.
Pada 2015, Henny mendapatkan kesempatan pertama mengikuti seleksi Timnas Basket Putri mewakili Indonesia ajang SEA Games 2015 di Singapura.
Namun, dia mengundurkan diri karena harus menyelesaikan skripsi semester akhir kuliah di Universitas Kristen Petra Surabaya. Kendati demikian, berkat konsistensi permainan di atas lapangan, membuatnya mendapatkan kesempatan kedua karena kembali dipanggil untuk mewakili Indonesia dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia.
Dalam ajang tersebut, dia dan kawan-kawan membawa Indonesia meraih medali perunggu. Sejak saat itu, Henny terus dipercaya untuk mewakili timnas Indonesia pada SEA Games 2019 di Manila Filipina meraih medali perunggu dan SEA Games 2021 di Hanoi Vietnam meraih medali perak. Hingga akhirnya, dia berhasil meraih medali emas untuk Indonesia pada SEA Games 2023 yang baru saja berlangsung di Kamboja.
Henny mengungkapkan, menjadi salah satu pemain tergolong termuda ketika pertama kali memperkuat timnas pada 2017. Dalam perjalanan bersama timnas, Henny melihat kemajuan signifikan dalam skill individu dan kerja sama tim.
”Kami telah melalui proses panjang untuk mencapai level ini. Pada 2023, kami merasa semakin kompak dan memiliki keahlian yang lebih matang dalam bertahan dan menyerang. Pemain naturalisasi yang bergabung dengan timnas juga telah memberikan kontribusi yang signifikan,” ungkap Henny.
Henny mengakui, medali emas itu merupakan hasil dari upaya dan kerja keras seluruh tim. Selama sembilan bulan sebelum berangkat ke Kamboja, mereka telah menghadapi tekanan dan bekerja keras dalam melakukan persiapan.
Henny merasa lega dan bangga atas pencapaian itu serta menganggapnya sebagai penghargaan atas perjuangan yang telah mereka lalui. Sebagai seseorang yang memiliki passion dalam bermain basket sejak kecil, Henny merasa terbiasa dengan jadwal latihan yang padat.
Dia mengakui, pemerintah memberikan apresiasi yang besar terhadap prestasi para atlet, termasuk mereka yang meraih medali. Terbaru, Henny bersama timnya menerima bonus dan penghargaan dari Presiden Joko Widodo.
”Kami sangat menghargai dukungan pemerintah. Kami telah menerima apresiasi yang luar biasa, termasuk undangan untuk bertemu Presiden dan bonus yang dijanjikan kepada para atlet yang meraih medali emas. Ada rencana untuk mengirim timnas basket Indonesia ke Asian Games sebagai wakil dari negara kita,” terang Henny.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
