
Konsil Kedoktertan Indonesia visitisasi ke Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
JawaPos.com - Tim Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) melakukan kegiatan visitasi ke Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) pada Kamis (8/6). Kunjungan itu untuk menilai kesiapan program studi (prodi) Kedokteran Gigi Umsida.
Rektor Umsida Dr Hidayatullah MSi mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan fasilitas bagi calon mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Salah satunya memindahkan prodi ke gedung baru setinggi 7 lantai di kampus 3. Tujuannya, kampus 1 dapat digunakan oleh calon mahasiswa FKG.
“Target pembangunan gedung 7 lantai selesai akhir Agustus. Target awal September sudah bisa digunakan kegiatan perkuliahan. Pembangunan baru mulai awal maret tahun ini,” ungkap Hidayatullah.
Selain itu, Umsida juga mempersiapkan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM). Rencananya mulai dibangun di kampus 3 pada 2024 mendatang.
"Setelah rapat dengan BPH disepakati awal Desember pemancangan gedung RSGM dan pembangunan dimulai. Harapan kami Desember 2024 pembangunan selesai dan persiapan rumah sakit untuk beroperasi sekitar 2 bulan,” ujar Hidayatullah.
Rektor Umsida itu sangat bersyukur dan berterima kasih kepada KKI. Dia berharap mendapat masukan dan saran demi kelancaran persiapan prodi kedokteran gigi di Umsida.
Ketua Persiapan Prodi Kedokteran Gigi Dr dr Mochammad Hamdan SPS(K) menyampaikan beberapa laporan terkait prodi kedokteran gigi di Umsida.
“Perlu kami sampaikan beberapa rangkaian sudah kita mulai. Saat ini tim SIAGA hanya ada beberapa PR tentang beberapa tenaga dosen. Alhamdulillah, sudah kita dapatkan dan segera kita masukkan ke SIAGA. Kemudian hari ini mudah-mudahan dalam visitasi KKI tidak banyak perbaikan,” ujar calon dekan FKG itu.
Dr dr Hamdan juga berharap pengajuan FKG di Umsida dapat menjadi salah satu kontribusi Muhammadiyah kepada pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan. PP Muhammadiyah mengingingkan Umsida bisa membantu program pemerintah dalam menangani program pemerintah dalam menangani kesehatan, khususnya kedokteran gigi.
Di antara tenaga kesehatan, rasio dan distribusi kedokteran gigi di Tanah Air sangat minim. Yakni 1:7.500. Diperkirakan 57 persen penduduk Indonesia dengan keluhan gigi saat ini baru berobat hanya 10,2 persen. Dengan latar belakang itu, tenaga kesehatan (nakes) yang kurang di pedesaan dapat didistribusikan.
Untuk mendukung target itu, Umsida telah bekerja sama dengan wilayah Indonesia Timur, agar di sana berdiri fasilitas kesehatan yang memumpuni. Saat ini Muhammadiyah telah bergerak di wilayah timur dengan mendirikan beberapa Universitas Muhammadiyah. Harapannya. Umsida juga siap membantu, sehingga akan lebih nyata kontribusi Muhammadiyah ke depan, khususnya di bidang Kesehatan.
Setelah sesi pemaparan hingga survei sarana dan prasarana FKG Umsida, Ketua Konsil Kedokteran Gigi Prof Dr drg Melanie Hendriaty Sadono MBiomed PBO memberikan beberapa arahan dan kesimpulan visitasi.
“Kita sudah melalui desk evaluasi sudah tidak terlalu banyak yang perlu dikomentari dari standar 1,standar 2, dan kurikulum meskipun masih ada yang perlu dibenahi dan kami akan selalu mengingatkan pada calon prodi,” ujarnya.
“Selanjutnya Insyaallah dalam waktu dekat rekomendasi bisa keluar dan kita berikan insyaallah dan selalu dengan lantunan bismillahirahmanirrahim kita dapat menjalankan dengan baik. Karena Allah Bersama kita, Allah melindungi kita, dan Allah selalu mendampingi langkah kita. Mudah-mudahan harapan manusia ini menjadi harapan juga bagi seluruh umat yang ada dan kita mampu menjalankan dengan Amanah,” tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
