Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Januari 2026 | 00.52 WIB

Polrestabes Surabaya Bakal Sumbangkan Motor Curian Tak Bertuan untuk Praktik Siswa SMK

Warga antusias mengecek kendaraan sepeda motor di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya, Rabu (21/1). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

 
 
JawaPos.com - Alih-alih dimusnahkan, Polrestabes Surabaya berencana menyumbangkan kendaraan bermotor hasil curian yang tak bertuan alias tak diambil oleh pemiliknya, untuk praktik siswa SMK.

Sebagai informasi, Bazar Ranmor yang digelar Polrestabes Surabaya terbagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama pada 21 - 24 Januari 2026, dan sesi kedua pada 26 - 30 Januari 2026. Setiap sesinya dibuka pukul 08.00 - 15.00 WIB.

Sebanyak kurang lebih 1.050 kendaraan bermotor terparkir rapi, menunggu dijemput pemiliknya. Persyaratan pengambilan kendaraan cukup mudah, tinggal datang langsung ke Mapolrestabes Surabaya.

Ribuan sepeda motor itu merupakan barang bukti pengungkapan kasus curanmor sejak Januari 2025. Pemilik kendaraan tidak hanya berasal dari Kota Surabaya, melainkan juga dari luar daerah.

"Untuk barang bukti yang tidak diambil, nanti akan kita pastikan dulu ke pemilknya," tutur Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan kepada awak media pada Sabtu (24/1).

Namun sebelum disumbangkan, Polrestabes Surabaya akan mengirimkan surat ke alamat pemilik kendaraan yang muncul, berdasarkan penelusuran data nomor rangka, nomor mesin, dan pelat nomor.

"Kita akan bersurat kepada alamat yang tertera, untuk bisa mengambil. Tetapi memang ada beberapa kendaraan yang tak bisa teridentifikasi itu karena nomor rangka dan mesinnya sudah rusak, sehingga tidak bisa terbaca," imbuhnya.

Jika usaha-usaha menemukan pemilik kendaraan sudah ditempuh, namun sepeda motor tetap tak diambil, naka kendaraan tersebut akan disumbangkan ke siswa-siswa SMK untuk bahan praktek.

"Daripada sekadar dimusnahkan, kita berpikir kalau kendaraan yang memang tidak bertuan atau tidak teridentifikasi ini bisa dimanfaatkan oleh anak-anak SMK untuk latihan dan mengembangkan ilmunya," beber Luthfie.

Kapolrestabes Surabaya mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pencurian kendaraan bermotor untuk datang ke Bazar Ranmor, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

"Jadi memang jadwal ini tidak harga mati ya. Kalau misalnya nanti masyarakat da yang terkendala karena sedang kerja dan lain-lain, nanti bisa diambil di luar hari ini atau mungkin di luar jam dinas. Kami tetap akan layani," tukasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore