
Ilustrasi Pasar Daging Arimbi, Surabaya. (Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Penolakan relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya dari Pegirian ke Tambak Osowilangun (TOS), berbuntut pada aksi mogok kerja yang dilakukan oleh para jagal dan pedagang daging.
Aksi tersebut membuat distribusi daging sapi segar di Surabaya terganggu. Namun warga Surabaya tak perlu khawatir, manajemen PT RPH Surabaya Perseroda memastikan ketersediaan daging sapi masih dalam kondisi aman.
Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho menyampaikan permohonan maaf kepada warga Surabaya atas dampak aksi mogok para jagal dan pedagang daging.
"Jadi yang pertama saya meminta maaf kepada masyarakat Surabaya, karena akibat aksi mogok memotong sapi di (RPH) Pegirian, masyarakat agak kesulitan mendapatkan pasokan daging segar," tutur Fajar, Kamis (15/11).
Ia mengatakan berdasarkan hasil pemantauan tim monitoring RPH, pemotongan sapi masih berjalan di unit Rumah Potong Hewan Kedurus, sehingga stok daging sapi di Kota Pahlawan masih tercukupi.
"Tim monitoring daging RPH sudah cek bahwa ketersediaan daging masih cukup. Karena apa? Kami masih punya RPH di Kedurus yang masih memotong sapi hari ini. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu panik," imbuhnya.
"Masyarakat bisa mendapatkan daging sapi yang terbaik, bisa melalui outlet RPH Surya Mart, atau melalui pasar-pasar. Ada 11 outlet di pasar tradisional yang disuplai oleh para mitra jagal dari Kedurus," beber Fajar.
Ia menambahkan, setiap harinya, kebutuhan daging sapi di Kota Surabaya mencapai sekitar 40 ton, dengan separuhnya (20 ton) dipenuhi dari pemotongan di Rumah Potong Hewan Surabaya.
"Jadi seminggu ini kami RPH Surabaya akan melakukan pemotongan mandiri, kami juga akan memotong sapi, dari Kedurus juga akan memotong sapi. InsyaAllah bisa terpenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya," ucapnya.
Fajar berharap aksi mogok para jagal ini tidak berlarut-larut. Rencana relokasi RPH juga tidak berdampak pada Pasar Arimbi. Sentra daging di Kota Pahlawan itu tetap beroperasi di Jalan Arimbi, Kecamatan Semampir.
"Jadi yang pindah adalah tempat pemotongannya saja. Pasar Daging Arimbi sebagai sentra perkulakan daging terbaik di Surabaya, tidak pindah. Lokasinya tetap di Pegirian, Jalan Arimbi," pungkas Fajar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
