
Warga mencetak administrasi kependudukan pada mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM) di lantai I Mal Pelayanan Publik Siola, Kota Surabaya.
JawaPos.com–Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya menyediakan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk mencetak administrasi kependudukan. Seperti kartu identitas anak (KIA), kartu keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, akta cerai, hingga akta nikah.
”Melalui mesin ADM di Lantai I Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola itu, warga bisa mencetak sejumlah jenis administrasi kependudukan secara mandiri,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji seperti dilansir dari Antara, Jumat (2/6).
Agus menyebut, masyarakat dapat mengajukan berkas melalui kantor kelurahan/kecamatan di layanan administrasi kependudukan (adminduk) di balai RW hingga aplikasi klampid new generation (KNG). Setelah berkas diajukan, pemohon akan diberikan PIN berupa kode atau QR code melalui email.
”Setelah itu pemohon akan mendapatkan kode untuk cetak di mesin ADM. Nah, kodenya itu akan dikirimkan melalui email dari permohonan tadi,” ujar Agus Imam Sonhaji.
Saat ditanya terkait segi keamanan, Agus memastikan, tidak semua orang bisa mencetak melalui mesin ADM tersebut. Artinya, yang bisa mencetak hanya pemohon atau warga yang bersangkutan.
”Karena pemohon harus orangnya sendiri karena nanti pemohon dapat kode khusus berupa pin atau QR code yang diterima melalui email itu digunakan untuk scan di mesin ADM,” ucap Agus Imam Sonhaji.
Proses cetak adminduk melalui mesin ADM tak kurang dari 5 menit. Bahkan, setelah pemohon memasukkan PIN atau QR code ke mesin ADM yang sebelumnya didapatkan melalui email, dalam beberapa menit kartu bisa langsung tercetak.
”Setelah pemohon memasukkan PIN atau QR code bisa langsung tercetak. Paling tidak 1 sampai 2 menit langsung jadi,” ujar Agus Imam Sonhaji.
Dia menambahkan, Dispendukcapil Surabaya telah menyediakan blangko khusus untuk KIA di dalam mesin ADM tersebut. Apabila sebelumnya KIA dicetak Dispendukcapil, sekarang warga atau pemohon bisa mencetak secara mandiri.
”Karena KIA ini kan butuh blangko khusus sehingga kita sediakan di dalam mesin ADM. Tapi saat mengajukan permohonan KIA, warga ada pilihan, ingin cetak sendiri atau diantar ke kelurahan. Sedangkan untuk kartu keluarga atau akta bisa dicetak langsung di kelurahan atau balai RW,” terang Agus Imam Sonhaji.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
