
Para kader dan pengurus PC Fatayat NU Kabupaten Gresik nobar Film Hati Suhita, Senin (29/5).
JawaPos.com – Demam Film Hati Suhita tengah mewabah. Termasuk di Kota Gresik, Jawa Timur. Film yang diadopsi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Khilma Anis itu mendapat sambutan hangat. Sejak diputar serentak 25 Mei lalu, pengunjung berbondong-bondong ke gedung bioskop.
Tidak hanya menjadi magnet para pasangan suami-istri (pasutri). Film Hati Suhita juga menyedot banyak organisasi atau komunitas untuk nonton bareng (nobar). Salah satunya anggota PC Fatayat, badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) Gresik. Mereka beramai-ramai nobar di Cinema XXI GressMall, Gresik Kota Baru (GKB).
‘’Semoga dengan nobar film ini bisa mengedukasi dan menjadi pencerahan bersama. Terutama bagi kaum perempuan,’’ kata Nourah Royyani, ketua Fatayat NU Anak Cabang Dukun, Senin (29/5).
Nobar Film Hati Suhita sangat menghibur. Terasa menguras emosi. Bahkan, tidak sedikit penonton yang larut dalam tangis. Kendati hanya sebuah adegan film, namun ketabahan sosok perempuan yang diperankan Alina Suhita bisa dijadikan keteladanan. Perjalanan biduk rumah tangga, tidak semulus bayangan. Banyak batu sandungan. ‘’Dengan ketabahan dan kesabaran, insya Allah pasti ada jalan keluar,’’ ujarnya.
Naily Itqiana Maksum, Humas PC Fatayat NU Gresik, mengungkapkan, nobar Film Hati Suhita itu sebetulnya berawal dari ide santai para kader. Kebetulan bersamaan dengan momentum Hari Lahir (Harlah) ke-73 Fatayat. ‘’Ini sekaligus menggelorakan literasi di kalangan perempuan dan memahami pentingnya apresiasi terhadap segala bentuk karya, ide dan gagasan yang positif serta mampu menggerakkan hati,” katanya.
Film Hati Suhita mengupas cerita di pesantren. Namun, tidak hanya menyasar segmen pesantren saja. Sebab, banyak juga memuat nilai dan filosofi Jawa. Sebut saja, sebuah nilai mukul dhuwur mendhem jeruh, yang menggambarkan penghormatan dan kepatuhan pada orang lain. Selain itu, ada juga pesan enterpreunership hingga kekuatan teknologi digital. Selingan humor sederhana juga banyak terselip.
Dikutip dari berbagai sumber, Khilma Anis adalah perempuan muda kelahiran Jember. Perempuan kelahiran 4 Oktober 1986 itu juga pengasuh Pondok Pesantren Annur, Kesilir Wuluhan. Ibu dua anak itu mengawali belajar menulis sejak duduk di MAN Tambakberas, Jombang. Selepas itu, dia kuliah di Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, sambil mondok di Pesantren Ali Maksum, Krapyak.
Pantauan JawaPos.com, dua gedung bioskop di Kota Gresik, yakni di Cinema XXI GressMall dan CGV IconMall, selalu dibanjiri pengunjung. Maklum. Harga tiketnya relatif terjangkau. Untuk Senin-Kamis Rp 30 ribu, Jumat Rp 35 ribu, dan Sabtu-Minggu atau Hari Libur Rp 40 ribu.
’’Konsep yang disampaikan dalam Film Hati Suhita ini menarik. Salah satunya tentang resiliensi. Yakni, kemampuan individu dalam mengatasi, melewati, dan kembali pada kondisi semula setelah mengalami kesulitan dalam menghadapi masalah hidup,’’ kata Sholahuddin, salah seorang pengunjung.
Faktor pembentuk resiliensi yang ditunjukkan dalam film tersebut antara lain kekuatan spiritualitas dan religiusitas berupa ziarah, mengaji, dan berzikir. Lalu, faktor pembentuk lainnya adalah pentingnya sumber inspirasi dan intervensi psikologis berupa support dari orang-orang terdekat ketika menghadapi persoalan berat.
''Melihat ini sama dengan kita belajar agar tidak mudah stres dalam menghadapi problem hidup. Bagaimana kita bisa melenting kembali karena terkena tsunami kehidupan,'' ungkapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
