
Pemkab Situbondo Tanggung Biaya Pengobatan Santriwati Korban Ambruknya Asrama Ponpes Syekh Abdul Qodir Jaelani. (Dokumentasi Radar Situbondo)
JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Situbondo menanggung penuh seluruh biaya pengobatan santriwati yang menjadi korban ambruknya asrama di Pondok Pesantren Salafiah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, saat meninjau langsung lokasi asrama ponpes yang ambruk dan menjenguk santriwati korban luka-luka di RSUD Besuki, Rabu (29/10)
Sebagai informasi, bangunan asrama putri pondok pesantren, yang beralamat di Desa Belimbing, Kecamatan Besuki, Situbondo ini tiba-tiba ambruk pada Rabu dini hari (29/10), saat santriwati tengah beristirahat.
Akibat insiden tragis tersebut, satu santriwati bernama Putri Hemilia, 13 tahun, meninggal dunia. Sementara belasan santriwati Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani, mengalami luka-luka.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama kita semua, saat ini kami pastikan seluruh adik-adik santri yang dirawat di RSUD Besuki ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo,” tutur Ulfiyah, dikutip dari Radar Situbondo, Rabu (29/10).
Tidak hanya menanggung biaya pengobatan korban, Pemerintah Kabupaten Situbondo juga bergerak cepat terkait pemulihan bangunan. Anggaran renovasi pun rencananya akan diambil dari alokasi Biaya Tak Terduga (BTT).
"Kita percepat pemulihan pembangunan melalui BTT. Itu pesan Mas Bupati (Yusuf Rio Wahyu Prayogo) untuk disampaikan kepada pengasuh. Mas Bupati juga berpesan agar adik-adik santri selalu semangat," imbuhnya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Kementerian Agama. Alhamdulillah, dari Kanwil sudah menyiapkan langkah-langkah, PU Bina Marga juga siap membantu, termasuk untuk pemasangan genting dan seng,” lanjut Ulfiyah.
Menurutnya, bangunan asrama ambruk akibat hujan deras dan angin kencang pada Rabu dini hari. Retakan bangunan usai dua kali gempa yang mengguncang Situbondo, membuat kerusakan semakin parah.
"Semalam hujannya deras disertai angin kencang. Ini juga menjadi kekhawatiran sejak gempa terjadi. Situbondo sudah dua kali diguncang gempa, dan setelah kami lihat, memang ada retakan," ungkap Ulfiyah. (*)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
