Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 September 2025 | 18.51 WIB

APBD 2026 Surabaya Prioritaskan Program Pro Rakyat, Kurangi Proyek Besar

Ilustrasi pengerjaan proyek infrastruktur Jalan di Surabaya. (Riana Setiawan/ Jawa Pos) - Image

Ilustrasi pengerjaan proyek infrastruktur Jalan di Surabaya. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memprioritaskan program-program pro rakyat dan mengurangi biaya proyek, dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto mengatakan pihaknya telah memasukkan draft Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026.

Lilik menyebut Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menginstruksikan untuk efisiensi anggaran, sehingga anggaran 2026 dapat dialihkan ke program-program yang lebih bermanfaat dan menyentuh masyarakat langsung.

“Komitmen Pak Wali Kota (Eri Cahyadi), anggaran yang sudah kita sampaikan untuk tahun 2026 untuk dilakukan efisiensi, sehingga bisa dimanfaatkan ke (program) yang lain," ujar Lilik, Minggu (21/9/2025).

Mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya ini mengatakan sejumlah pos anggaran sudah mulai disesuaikan pada 2025.

Salah satunya anggaran sektor operasional dan perjalanan dinas. Begitu pula dengan pembangunan infrastruktur, Lilik menyebut konsentrasi APBD 2026 tidak hanya pada proyek besar, seperti Flyover Taman Pelangi.

“Yang pasti (APBD) tahun depan konsentrasinya adalah penanganan jalan kampung, penerangan jalan (PJU), dan program-program lain yang langsung bersentuhan dengan masyarakat," sambungnya. 

Selain fokus membenahi fasilitas dasar, Lilik mengatakan dalam rancangan APBD 2026, Pemerintah Kota Surabaya juga akan memperkuat program bantuan sosial, khususnya bagi kelompok renta.

“Jadi Pemkot Surabaya akan memberikan bantuan-bantuan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Misalnya (bantuan) anak putus sekolah dan segala macam seperti itu,” terang Lilik.

Ketika ditanya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026, Lilik tak menyebutkan angka pasti. Yang jelas ia mengharapkan ada kenaikan dibanding PAD tahun-tahun sebelumnya. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore