Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 23.25 WIB

KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Operasional Normal Usai Insiden KA Jenggala Rem Blong

KA Commuter Line KA Jenggala gagal berhenti di Stasiun Sidoarjo, diduga rem blong. (X @keponakannnn) - Image

KA Commuter Line KA Jenggala gagal berhenti di Stasiun Sidoarjo, diduga rem blong. (X @keponakannnn)

JawaPos.com - PT KAI Daop 8 Surabaya memberikan perhatian serius, usai insiden Kereta Api (KA) Commuter Line (471 A) relasi Surabaya Pasar Turi - Sidoarjo gagal berhenti di tujuan stasiun akhir, Selasa malam (19/8).

Insiden ini menyita perhatian publik. Momen dramatis detik-detik KA Jenggala rem blong pun beredar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun X (dulu Twitter) @ponakannnn, yang menjadi salah satu penumpang.

"Commuter line Jenggala berjalan normal, sampai ketika mau tiba di stasiun akhir, tiba-tiba lampu di dalam gerbong berkedip beberapa kali, dan akhirnya mati. Orang-orang di dalam gerbong panik, sebagian ada yang teriak," tulis akun X @keponakannn, dikutip JawaPos.com, Rabu (20/8).

Beruntung, tidak ada korban jiwa. Masinis berhasil menghentikan laju KA Commuter Line Jenggala di Kilometer 28+1, petak Sidoarjo - Tanggulangin, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi.

Meski begitu, insiden KA Jenggala ramai diperbincangkan. Terlebih bukan kali pertama terjadi. Pada April 2025 lalu, KA ini terlibat kecelakaan lalu lintas dengan truk trailer di JPL Stasiun Indro - Stasiun Kandangan, Gresik.

Menanggapi hal tersebut, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi komitmen sekaligus prioritas utama.

“Setiap kereta api yang keluar dari depo telah melalui pemeriksaan ketat sesuai SOP. Jadi sudah dinyatakan siap operasi oleh petugas sarana kami melalui berita acara pemeriksaan," ujar Luqman kepada JawaPos.com, Rabu (20/8).

Sistem pemeriksaan berlapis ini tidak hanya berlaku bagi kereta penumpang, tetapi juga kereta non penumpang (lokomotif).  Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Pasca kejadian gagal pengereman. Satu rangkaian KA Commuter Line Jenggala ditarik ke Depo Lokomotif Sidotopo Surabaya, guna dilakukan pemeriksaan mendalam terkait penyebab kejadian.

Namun, hal itu tidak mengganggu operasional perjalanan di Daop 8 Surabaya. Mulai hari ini, Rabu (20/8), KA Commuter Line (CL) Jenggala kembali beroperasi normal dengan menggunakan rangkaian pengganti.

"Langkah cepat ini diambil untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat. Seluruh perjalanan tetap berjalan normal dengan rangkaian pengganti yang telah disiapkan sesuai standar operasional perusahaan," tukas Luqman. (*)

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore