Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 21.46 WIB

Terbuai Paket Nikah Murah, Belasan Warga Surabaya jadi Korban Penipuan MUA

Ilustrasi menikah. (Freepik)

JawaPos.com - Belasan warga Surabaya menjadi korban penipuan seorang make up artist (MUA) berinisial AR. Korban yang merupakan calon pengantin terbuai dengan paket pernikahan murah.

Salah satu korban, Reyka Rusmala Dewi, 24 tahun, mengatakan bahwa AR adalah warga Tenggilis Mejoyo. Ia bukan lah wedding organizer (WO), melainkan seorang penata rias pernikahan.

"Dia MUA yang menawarkan paket-paket (pernikahan murah)," ujar Reyka, Senin (4/8). Paket murah yang ditawarkan, seperti paket penata rias, lengkap dengan baju pernikahan, fotografer, dekorasi, dan sound sistem.

Biaya paket yang ditawarkan AR bervariasi, tergantung layanan yang diambil. Reyka memilih paket rias, fotografer, dan dekorasi. Total biaya yang sudah dibayarkan kepada AR sebesar Rp 9,2 Juta.

"Saya mengambil paket make up, tenda (dekorasi), fotografer, itu totalnya Rp 9,2 juta. Setelah saya DP pertama itu dia nggak mencurigakan, soalnya masih posting story (di media sosial)," imbuhnya.  

Namun setelah pelunasan dan mendekati hari pernikahan, AR mulai slow respons. Ketika ditanya, Reyka hanya menerima janji manis bahwa AR akan menyiapkan semuanya seminggu sebelum pernikahan.

"Saya tanyakan gimana ini, acaranya sudah dekat, dia bilang nanti dikabari seminggu sebelum acara. Ternyata di dua hari sebelum acara (pernikahan), baru dia (AR) mengabari (mendadak) kalau ada kendala," tutur Reyka.

Bukannya bertanggung jawab, AR justru menghilang. Reyka dan pasangan pun sempat datang ke rumah AR, namun tak membuahkan hasil. Mereka pun terpaksa mencari vendor lain agar pernikahannya tak mundur.

Yang bikin geleng-geleng, sambil menangis, AR mengaku bahwa alasannya kabur karena uang pelunasan dari Reyka digunakan untuk membayar tunggakan klien sebelumnya.

"Dari klien pertama itu kayak ada tunggakan gitu loh. Jadi untuk menutup feenya (dari) klien berikutnya, itu tapi kan nggak masuk akal gitu ya, masa sampai korbannya puluhan orang kayak gini," terang Reyka.

Tak hanya calon pengantin, AR juga menipu vendor rekanan. Salah satunya adalah pemilik vendor BP Fotografi, Wahyu. Ia mengaku ada 9 proyek kerja sama dengan AR yang hingga kini belum dibayar, nilainya Rp 25 - 27 juta.

Atas perbuatannya, AR dilaporkan oleh 12 orang korban ke Polrestabes Surabaya. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/811/VIII/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur tertanggal 2 Agustus 2025.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty membenarkan adanya laporan dari para korban. "Iya, ada (laporan penipuan paket pernikahan murah," tukas AKP Rina ketika dikonfirmasi.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore