Ilustrasi menikah. (Freepik)
JawaPos.com - Belasan warga Surabaya menjadi korban penipuan seorang make up artist (MUA) berinisial AR. Korban yang merupakan calon pengantin terbuai dengan paket pernikahan murah.
Salah satu korban, Reyka Rusmala Dewi, 24 tahun, mengatakan bahwa AR adalah warga Tenggilis Mejoyo. Ia bukan lah wedding organizer (WO), melainkan seorang penata rias pernikahan.
"Dia MUA yang menawarkan paket-paket (pernikahan murah)," ujar Reyka, Senin (4/8). Paket murah yang ditawarkan, seperti paket penata rias, lengkap dengan baju pernikahan, fotografer, dekorasi, dan sound sistem.
Biaya paket yang ditawarkan AR bervariasi, tergantung layanan yang diambil. Reyka memilih paket rias, fotografer, dan dekorasi. Total biaya yang sudah dibayarkan kepada AR sebesar Rp 9,2 Juta.
"Saya mengambil paket make up, tenda (dekorasi), fotografer, itu totalnya Rp 9,2 juta. Setelah saya DP pertama itu dia nggak mencurigakan, soalnya masih posting story (di media sosial)," imbuhnya.
Namun setelah pelunasan dan mendekati hari pernikahan, AR mulai slow respons. Ketika ditanya, Reyka hanya menerima janji manis bahwa AR akan menyiapkan semuanya seminggu sebelum pernikahan.
"Saya tanyakan gimana ini, acaranya sudah dekat, dia bilang nanti dikabari seminggu sebelum acara. Ternyata di dua hari sebelum acara (pernikahan), baru dia (AR) mengabari (mendadak) kalau ada kendala," tutur Reyka.
Bukannya bertanggung jawab, AR justru menghilang. Reyka dan pasangan pun sempat datang ke rumah AR, namun tak membuahkan hasil. Mereka pun terpaksa mencari vendor lain agar pernikahannya tak mundur.
Yang bikin geleng-geleng, sambil menangis, AR mengaku bahwa alasannya kabur karena uang pelunasan dari Reyka digunakan untuk membayar tunggakan klien sebelumnya.
"Dari klien pertama itu kayak ada tunggakan gitu loh. Jadi untuk menutup feenya (dari) klien berikutnya, itu tapi kan nggak masuk akal gitu ya, masa sampai korbannya puluhan orang kayak gini," terang Reyka.
Tak hanya calon pengantin, AR juga menipu vendor rekanan. Salah satunya adalah pemilik vendor BP Fotografi, Wahyu. Ia mengaku ada 9 proyek kerja sama dengan AR yang hingga kini belum dibayar, nilainya Rp 25 - 27 juta.
Atas perbuatannya, AR dilaporkan oleh 12 orang korban ke Polrestabes Surabaya. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/811/VIII/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur tertanggal 2 Agustus 2025.
Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty membenarkan adanya laporan dari para korban. "Iya, ada (laporan penipuan paket pernikahan murah," tukas AKP Rina ketika dikonfirmasi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
