Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 April 2025 | 01.08 WIB

7 Fakta Kecelakaan Maut Mobil Panther vs Bus di Gresik yang Tewaskan Satu Keluarga

Kecelakaan maut bus vs mobil di Gresik tewaskan tujuh orang. (Istimewa) - Image

Kecelakaan maut bus vs mobil di Gresik tewaskan tujuh orang. (Istimewa)

JawaPos.com – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (10/4) pagi. Mobil Isuzu Panther yang membawa rombongan keluarga dari Tuban bertabrakan dengan bus PO Rajawali Indah. Insiden ini merenggut tujuh korban jiwa. Berikut rangkuman fakta-fakta penting dari kecelakaan maut tersebut:

1. Terjadi Saat Jam Sibuk Pagi Hari

Peristiwa nahas ini berlangsung sekitar pukul 05.42 WIB, saat aktivitas pagi masyarakat mulai padat. Jalan raya nasional tersebut memang dikenal sebagai jalur sibuk yang menghubungkan wilayah barat menuju Surabaya, termasuk dilintasi banyak kendaraan besar seperti truk dan bus antarkota.

2. Adu Banteng antara Mobil dan Bus

Kecelakaan melibatkan mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK 1157 FCL dan bus PO Rajawali Indah S 7707 UA. Mobil melaju dari arah barat menuju Surabaya, sementara bus datang dari arah sebaliknya. Tabrakan terjadi secara frontal setelah mobil berpindah jalur secara tiba-tiba. Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil hancur dan merenggut nyawa seluruh penumpangnya.

3. Semua Korban Tewas Merupakan Penumpang Mobil

Sebanyak tujuh orang meninggal dunia, semuanya adalah penumpang mobil Panther. Mereka berasal dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Empat korban meninggal di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya sempat dilarikan ke RSUD Ibnu Sina namun tak tertolong.

4. Mobil Kehilangan Kendali Setelah Menyalip Truk

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Achmad Andri Aswoko, mobil Panther berusaha menyalip truk dari sisi kiri. Namun, ban mobil keluar dari badan jalan hingga menyebabkan selip. Supir mencoba mengarahkan kembali mobil ke aspal, namun justru oleng ke kanan dan masuk ke jalur lawan arah.

5. Korban Termasuk Balita, Remaja, dan Calon Jemaah Umrah

Di antara korban terdapat Muhammad Aqib (27), yang diketahui akan berangkat umrah. Selain itu, ada pula M. Al Fatih, balita berusia 3 tahun, dan Hafiz Gandawiharja, remaja 17 tahun. Mereka bepergian dalam rombongan keluarga untuk mengantar Aqib ke Bandara Juanda.

6. Polda Jatim Sebut Ada Dugaan Kelalaian, Penyebab Masih Diselidiki

Dirlantas Polda Jatim, Kombespol Komarudin, menyebut ada dugaan kelalaian dari pihak pengemudi mobil. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil Traffic Accident Analysis (TAA). Dari olah TKP sementara, ditemukan titik tabrak dan jejak goresan di jalan yang menunjukkan mobil berpindah jalur secara mendadak.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore