Memasuki musim mudik Lebaran 2025, PT Jasamarga Surabaya Mojokerto menggelar Kick Off Satuan Tugas operasional, Sabtu (22/3). (Humas PT JSM)
JawaPos.com - Memasuki musim mudik Lebaran 2025, PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) menggelar Kick Off Satuan Tugas operasional untuk memastikan kesiapan pelayanan operasional jalan tol.
Direktur Utama PT JSM, D. Hari Pratama mengatakan beberapa persiapan terkait layanan operasional telah dilakukan, untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan pada libur panjang Hari Raya Idulfitri (Lebaran) 2025.
"Meliputi layanan transaksi dengan persiapan gardu transaksi 100 persen dan perangkat pendukungnya, layanan lalu lintas bersama stakeholder terkait dalam mempersiapkan rekayasa lalu lintas," tutur Pratama, Sabtu (22/3).
Kemudian layanan preservasi dengan melakukan langkah preventif seperti pembersihan drainase serta layanan rest area dengan memastikan kebersihan seperti kecukupan air bersih dan keberfungsian toilet fungsional di rest area.
Selanjutnya, layanan preservasi dilakukan dengan langkah preventif, seperti membersihkan drainase. Layanan di rest area, seperti memastikan kebersihan, kecukupan air bersih, serta fungsi toilet optimal juga dilakukan.
"Kami juga memastikan ketersediaan BBM (di jalur Tol Surabaya-Mojokerto), serta melakukan manajemen arus lalu lintas di rest area. Kami menekankan kepada tim satgas agar secara efektif menerapkan cara bertindak sesuai SOP," imbuhnya.
Berbagai upaya tersebut dilakukan PT JSM untuk memberikan layanan terbaik bagi pengguna jalan, memastikan perjalanan selama libur panjang Lebaran 2025 berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.
Sebagai informasi, PT Jasamarga Surabaya Mojokerto telah menetapkan periode arus mudik Lebaran 2025 pada 21 Maret - 1 April 2025. Sementara untuk periode arus balik Lebaran 2025 pada 31 Maret - 11 April 2025.
Dirut PT JSM, Hari Pratama memprediksi puncak arus mudik di Gerbang Tol (GT) Warugunung terjadi pada 31 Maret 2025 atau H1 Lebaran. Pada tanggal tersebut, 33.768 kendaraan diprediksi meninggalkan Surabaya.
Sementara pada arus balik Lebaran 2025, PT JSM memprediksi puncaknya akan terjadi pada 6 April 2025 atau H+5 Lebaran. Pada tanggal tersebut, 46.262 kendaraan akan kembali memasuki Surabaya.
"Arus balik GT Warugunung terjadi 6 April, prediksi lebih banyak dari arus mudik, terjadi 46 ribuan (volume kendaraan), Ini meningkat 1 persen dari puncak arus balik 2024 dan 114 persen dari hari biasanya," tukas Pratama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
