Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 18.41 WIB

1.000 Warga Surabaya Ikuti Potong Rambut Gratis di Masjid Cheng Ho, Dikerjakan 157 Hairdresser Profesional

 

Sebanyak 1.000 warga ikuti acara potong rambut gratis di Yayasan Masjid Cheng Ho. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

 
 
JawaPos.com – Menjelang Idul Fitri, komunitas Ngaji Komunitas Salon Surabaya (NGASAL) kembali menggelar aksi sosial berupa layanan potong rambut gratis bagi masyarakat. Bertempat di Yayasan Masjid Cheng Ho, acara ini sukses menarik 1.000 warga yang ingin tampil rapi dan segar dalam menyambut hari raya.
 
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi. Salah satunya, Wahyu, 28, yang mengaku sangat senang bisa mendapatkan layanan dari penata rambut profesional tanpa dipungut biaya. "Biasanya kalau ke salon bagus harganya mahal, tapi di sini gratis dan hasilnya tetap rapi. Jadi, lebih percaya diri saat Lebaran nanti," ujarnya dengan penuh semangat.
 
Ketua NGASAL, Hendy Prayitno, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan komunitas salon di Surabaya selama Ramadan. Selain layanan potong rambut gratis, peserta juga mendapatkan santunan berupa zakat mal.
 
"Kami ingin berbagi kebahagiaan menjelang Lebaran. Dengan potong rambut ini, yang perempuan bisa tampil lebih cantik, yang laki-laki jadi lebih rapi. Selain itu, kami juga menyalurkan zakat mal kepada yang berhak menerimanya," ujar Hendy kepada JawaPos.com, Senin (17/3).
 
Dalam kegiatan ini, sebanyak 157 penata rambut profesional dari berbagai salon ternama di Surabaya turut berpartisipasi. Mereka yang biasanya mematok tarif hingga jutaan rupiah, dengan sukarela memberikan layanan secara gratis demi berbagi kebahagiaan Ramadan.
 
"Ada yang biasanya bertarif Rp 300 ribu, Rp 500 ribu, bahkan sampai Rp 1 juta. Tapi hari ini mereka berkumpul untuk memberikan layanan gratis kepada masyarakat," tambah Hendy.
 
Sebelum dipotong, peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan hairdresser mengenai model rambut yang mereka inginkan. "Prosesnya sama seperti di salon. Kami tanya dulu mau potongan seperti apa, supaya hasilnya sesuai dengan keinginan mereka," jelasnya.
 
Acara ini terselenggara atas kerja sama NGASAL dengan Yayasan Masjid Cheng Ho. Ketua Koordinator Lapangan, Huang Jingyan, mengungkapkan bahwa pihaknya turut menyalurkan zakat mal dari H. M. Thaib Sangaji, Ketua Kehormatan Dewan Pembina Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia.
 
"Ini bukan donasi, tetapi zakat mal yang kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan," ujar Huang.
 
Selama lebih dari satu dekade, NGASAL telah konsisten mengadakan kegiatan ini setiap Ramadan. Hendy memastikan bahwa komunitasnya akan terus menjalankan program ini di tahun-tahun mendatang, selama ada dukungan dari berbagai pihak.
 
"Insya Allah, selama kesehatan dan kesempatan masih ada, kami ingin terus berbagi melalui kegiatan ini," katanya.
 
Selain program potong rambut gratis, NGASAL juga aktif dalam berbagai aksi sosial lainnya, seperti memberikan santunan kepada panti asuhan serta layanan potong rambut gratis bagi lansia dan masyarakat yang tidak bisa bepergian jauh.
 
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore