Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Februari 2025 | 21.45 WIB

Jawa Timur Dominasi Karisma Event Nusantara 2025 dengan 11 Festival Unggulan

Jawa Timur sumbang 11 event festival di KEN tahun 2025, jadi yang terbanyak se-Indonesia. (Humas Pemprov Jawa Timur) - Image

Jawa Timur sumbang 11 event festival di KEN tahun 2025, jadi yang terbanyak se-Indonesia. (Humas Pemprov Jawa Timur)

 
JawaPos.com – Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam dunia pariwisata nasional dengan lolosnya 11 festival daerah dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2025. Jumlah ini menjadi yang terbanyak dibandingkan provinsi lain di Indonesia, membuktikan eksistensi Jatim sebagai salah satu pusat pariwisata unggulan di tanah air.
 
Sebelas festival yang masuk dalam daftar KEN 2025 antara lain Ngawi Batik Fashion, Festival Nasional Reog Ponorogo dan Grebeg Suro, Festival Musik Tong-Tong Sumenep, serta Segoro Topeng Kaliwungu Lumajang. Selain itu, ada Festival Ronthek Pacitan, Eksotika Bromo, Banyuwangi Ethno Carnival, Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tong Tong Night Market Malang, Festival Rujak Uleg Surabaya, dan Jember Fashion Carnaval.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, sebelas event pariwisata daerah dari provinsi Jawa Timur telah berhasil lolos seleksi Karisma Event Nusantara (KEN) tahun 2025. Ini adalah prestasi yang harus kita syukuri,” ujar Khofifah saat mengikuti kegiatan Retreat di Magelang, Minggu (23/2).
 
Khofifah juga menyoroti tren positif yang terus dialami Jatim dalam ajang KEN. “Kita berhasil bersaing dengan provinsi lain dan memang betul pada tahun 2025 ini adalah tiga tahun berturut-turut kita dapat terbanyak,” tambahnya dengan penuh kebanggaan.
 
Setiap tahunnya, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melakukan seleksi ketat terhadap ratusan event daerah dari seluruh provinsi di Indonesia. Dari hasil kurasi tersebut, hanya 110 festival yang berhasil masuk dalam daftar KEN, dengan pertimbangan kualitas, potensi daya tarik wisata, serta dampaknya terhadap sektor ekonomi kreatif.
 
Menurut Khofifah, prestasi ini menunjukkan perkembangan signifikan dalam sektor pariwisata Jawa Timur. Tahun 2023 dan 2024, Jatim berhasil meloloskan delapan festival dalam KEN dan mencatatkan angka tertinggi dibandingkan provinsi lainnya. Tahun ini, jumlah tersebut meningkat menjadi 11 festival, mengalahkan provinsi lain seperti Sumatera Barat (9 event) dan Jawa Tengah (8 event). “Tahun ini kita bersaing dengan Jawa Tengah dengan 8 event, disusul Sumatera Barat yang menyumbang 9 event festival, dan Jatim terbanyak se-Indonesia yaitu 11 event. Keren,” jelasnya antusias.
 
Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa keberhasilan ini tidak hanya memperkuat posisi Jatim sebagai pusat wisata budaya dan seni, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang besar bagi daerah. “Pariwisata Jatim juga melesat yang terbukti dari kunjungan wisatawan ke Jatim pada tahun 2024. Dimana terdapat 218,7 juta perjalanan wisatawan nusantara dan 322 ribu kunjungan wisman menunjukkan tren positif pariwisata Jatim,” ungkapnya.
 
Salah satu pencapaian terbesar adalah masuknya Jember Fashion Carnaval ke dalam Top 10 KEN 2025. “Jatim juga punya Jember Fashion Carnaval yang mendunia bahkan dikukuhkan sebagai salah satu karnaval mode terbesar di Indonesia dan dunia,” ujarnya.
 
Lebih jauh, Khofifah menegaskan bahwa event ini memiliki daya tarik unik yang tidak hanya berfokus pada desain busana, tetapi juga menggabungkan unsur seni, budaya, dan pariwisata. “Jember Fashion Carnaval juga berhasil masuk dalam Top 10 KEN. Ini adalah prestasi luar biasa dimana event daerah bisa menjadi event nasional bahkan internasional yang memikat pengunjung tiap tahunnya,” tambahnya.
 
Senada dengan Gubernur Khofifah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Evy Afianasari, turut mengapresiasi keberhasilan ini. “Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Event-event yang terpilih memiliki potensi luar biasa untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Evy.
 
Evy juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung pengembangan festival-festival ini agar bisa semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan event-event ini agar bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta mempromosikan Jawa Timur sebagai destinasi wisata yang kaya akan budaya dan keindahan alam,” tambahnya.
 
Dengan semakin banyaknya event festival yang masuk dalam KEN 2025, wisatawan kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati keunikan budaya dan kekayaan tradisi Jawa Timur. Hal ini diharapkan dapat terus meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di provinsi tersebut.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore