Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Januari 2025 | 16.56 WIB

Makanan Bergizi Gratis untuk Siswa di Surabaya, Sayur Jadi Tantangan Hari Pertama karena Keras

Kayla, menyantap makan bergizi gratis di Surabaya. (Juliana Christy/Jawa Pos)


JawaPos.com — Program makanan bergizi gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto resmi dimulai hari ini (13/1/2025) di Surabaya. Salah satu sekolah yang menjadi lokasi perdana pelaksanaan program ini adalah KB-TK Yasporbi. Sebanyak 74 siswa, terdiri dari 20 anak playgroup dan 54 anak TK, mendapatkan makanan gratis dengan menu sehat.

Menurut Kepala Sekolah KB-TK Yasporbi, Pri Hartini Badaraswati, program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak dengan menyediakan makanan sehat setiap Senin hingga Jumat pada pukul 08.00. Di hari pertama, menu yang disajikan meliputi nasi, buncis, wortel, ayam sebagai sumber protein, semangka sebagai buah, dan susu.

“Anak-anak antusias, tetapi perlu waktu untuk menyesuaikan diri karena biasanya mereka membawa bekal sendiri dari rumah. Alhamdulillah, meskipun agak pilih-pilih, tidak ada anak yang rewel saat makan,” ungkap Hartini.

Hari pertama program ini juga digunakan sebagai evaluasi untuk memastikan makanan yang disajikan sesuai dengan kebutuhan siswa. Salah satu masukan yang disampaikan adalah mengenai tekstur wortel yang dinilai masih agak keras.

Hartini berharap ke depan pengolahan sayur dapat dibuat lebih lembut agar lebih mudah dikonsumsi anak-anak. Selain itu, olahan ayam juga diusulkan dibuat lebih menarik, seperti nugget atau bola-bola ayam, untuk menyesuaikan selera anak-anak.

Salah satu siswa playgroup, Kayla, menunjukkan antusiasmenya. “Aku sukanya semangka sama susu, enak,” katanya.

Hartini menambahkan, buah semangka menjadi favorit siswa, habis disantap dalam waktu singkat. Namun, seperti biasa, sayur menjadi tantangan karena banyak anak cenderung pilih-pilih makanan.

Sebelum pelaksanaan program, pihak sekolah mendata alergi makanan yang dimiliki siswa. Tercatat ada 10 anak dengan alergi tertentu, seperti alergi susu cokelat, seafood, ikan gurami, dan bayam. Penyesuaian dilakukan dengan mengganti menu, seperti mengganti susu cokelat dengan susu vanila.

Program makanan bergizi gratis ini dirancang untuk berlangsung selama lima tahun ke depan. Harapan Hartini, program ini dapat terus disempurnakan sehingga anak-anak lebih menikmati makanan yang disediakan dan menghabiskan porsi mereka.

“Gizinya sudah cukup, tinggal pengolahan makanan yang perlu dibuat lebih menarik untuk meningkatkan selera makan anak-anak,” tambahnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah besar dalam mendukung kesehatan dan perkembangan anak-anak usia dini, serta menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi yang lebih sehat dan berpendidikan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore