Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Januari 2025 | 22.59 WIB

Blak-blakan Soal Banjir Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi: Ketika Kali Jagir dan Kali Surabaya Meluap, Kita tidak Bisa Berbuat Banyak

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menangani banjir 2024. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menangani banjir 2024. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, Kota Surabaya masih memiliki pekerjaan rumah (PR) di tahun turun 2025 yang perlu diselesaikan segera. Salah satunya terkait penanganan banjir.
 
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengakui bahwa banjir masih menjadi tantangan besar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Terlebih saat terjadi curah hujan tinggi dan bersamaan dengan wilayah Jombang, Mojokerto.
 
“Ketika Kali Jagir dan Kali Surabaya meluap (karena hujan deras dan mendapat kiriman), kita tidak bisa berbuat banyak karena dua sungai besar ini menuju ke laut. Itu yang menjadi PR kita,” imbuhnya. 
 
 
Sebagai langkah mitigasi, Eri mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memperbaiki saluran air dan membangun lebih banyak box culvert (gorong-gorong) di tahun 2025. 
 
“Harapannya, ketika air laut pasang dan dua sungai besar tidak mampu menampung air, box culvert masih bisa membantu,” tutur Eks Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu.
 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menangani banjir 2024. (Humas Pemkot Surabaya)

 
Eri Cahyadi lantas menyoroti banjir yang terjadi di wilayah PT SIER, Tenggilis Mejoyo, Rungkut hingga Gununganyar. Ini terjadi karena aliran sungai yang menuju sungai perbatasan tidak optimal. Banyak eceng gondok dan sedimentasi.
 
“Saya memutuskan untuk membersihkan sungai di wilayah UINSA II, meskipun itu masuk wilayah Kabupaten Sidoarjo. Karena ketika dampaknya sudah dirasakan warga Surabaya, saya tidak bisa berdiam diri,” tutur ia.
 
 
Pemerintah Kota Surabaya pun telah bertemu dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Eri menyebut pertemuan itu untuk menyelesaikan masalah banjir di wilayah perbatasan. 
 
"Karena penyelesaian banjir yang ada di titik-titik perbatasan, tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah kota, tetapi harus bersinergi dengan Sidoarjo, BBWS Brantas maupun Provinsi Jatim," tandas Eri.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore