
Photo
JawaPos.com - Universitas Airlangga (Unair) sekali lagi membuktikan komitmennya dalam mencetak wirausaha muda melalui program Wirausaha Merdeka (WMK) bertajuk Airlangga Collaborative Entrepreneur Camp (ACEC). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 14-15 Desember 2024 di Exhibition Hall Galaxy Mall 2 Surabaya itu menjadi puncak dari rangkaian WMK Unair di tahun kedua.
ACEC 2024 diikuti oleh 400 peserta yang berasal dari 16 perguruan tinggi se-Jawa Timur. Para peserta memamerkan 40 jenis produk/jasa hasil karya mereka, mencakup berbagai inovasi di bidang makanan, teknologi, fashion, hingga layanan jasa kreatif.
ACEC merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tujuannya membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memulai dan mengembangkan bisnis. Program itu dirancang Unair secara komprehensif, mulai dari tahap ide bisnis hingga implementasinya di dunia nyata.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 23 September, para peserta ACEC telah menjalani pembinaan intensif. PIC ACEC Yanuar Nugroho menjelaskan, peserta tidak hanya mendapatkan teori kewirausahaan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkannya langsung pada program magang bersama UKM. "Dimentori pelaku UKM, peserta mendapat pengalaman praktik usaha langsung di lapangan. Bahkan ditantang mencapai target,” terangnya.
Photo
Menariknya, peserta juga difasilitasi untuk mengikuti pelatihan digital marketing yang outputnya berupa sertifikasi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Bahkan memperoleh dana pendampingan untuk mengembangkan ide bisnis mereka.
ACEC bukan sekadar program pelatihan, tetapi juga merupakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan wirausaha muda. "Mereka mendapatkan pembinaan sejak ide bisnis, magang di UKM, demo day dimana prototype mulai dikenalkan ke pasar hingga bazar yang terbuka untuk umum,” ujar Prof. Dr. Elly Munadziroh, Direktur Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni Unair.
Puncak acara ACEC dimeriahkan dengan bazar inovasi yang menampilkan beragam produk dan jasa karya mahasiswa. Mereka akan melalui tahap penjurian. Salah satu indikator penilaian adalah aspek keberlanjutannya.
Prof. Elly berharap kegiatan ini melahirkan wirausaha baru yang mampu membuka lapangan kerja. "Kalau di sini ada 400 mahasiswa, saya harap lahir 400 entrepreneur yang dapat membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Selain ACEC, Unair juga memiliki program Airlangga Young Entrepreneur yang diadakan setiap tahun. Program ini mendukung mahasiswa Unair melalui lomba proposal bisnis, pelatihan, hingga pemberian dana pendampingan.
"Langkah sukses yang cepat dan bisa melompat adalah dengan berwirausaha. Melalui entrepreneur, adik-adik bisa melompat jauh,” kata Prof. Elly. Unair berkomitmen untuk mencetak lebih banyak wirausaha muda yang berkontribusi pada perekonomian dan masyarakat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
