Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 November 2024 | 03.44 WIB

Isi Surat Anak Ivan Sugianto: Gara-Gara Aku Papa Dipenjara

Surat Excel yang dibagikan oleh akun instagram @royshakti. - Image

Surat Excel yang dibagikan oleh akun instagram @royshakti.

 
JawaPos.com - Nama Ivan Sugianto santer di perbincangan masyarakat. Ini buntut video viral  perbuatan Ivan kepada siswa SMA berinisial EN. Ivan membentak dan memaksa EN untuk bersujud dan menggonggong.
 
Ivan kemudian dilaporkan oleh pihak sekolah EN ke Polrestabes Surabaya. Tak berselang lama, ia ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap di Bandara Internasional Juanda pada Kamis, 14 November 2024 lalu.
 
Usut punya usut, perlakuan kasar yang dilakukan oleh Ivan ini dipicu kemarahan atas sikap bullying yang dialami anaknya. EN diketahui memanggil anak Ivan dengan lelucon 'rambut seperti pudel'.
 
 
Sayangnya, cara yang dilakukan Ivan berujung malapetaka. Alih-alih kelar, pengusaha hiburan malam itu justru mendapat kecaman dari publik. Tak sedikit yang menyebut aksi Ivan arogan dan tak manusiawi.
 
Akibat perbuatannya, Ivan dikenakan Pasal 80 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak dan atau Pasal 335 ayat 1 butir 1 KUHP. Ancaman hukumannya 3 tahun penjara. 
 
Mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Ivan pun kini mendekam di Polrestabes Surabaya. Baru-baru ini, anak Ivan yang bernama Excel menuliskan surat haru untuk sang ayah, yang sedang meringkuk dibalik jeruji besi.
 
Surat itu dibagikan oleh akun instagram @royshakti. "Surat dari Excel kepada Papa Ivan. Sebagai media penyambung, gw tetap berada di tengah. Dari korban Ivan gw sampaikan, dari anak Ivan juga gw sampaikan," tulisnya pada postingan yang diunggah Selasa, 19 November 2024.
 
Excel mencurahkan perasaannya yang hancur lewat secarik kertas.  "Pa gimana kabare di sana? Aku minta maaf ya, Pa. Gara-gara aku malah Papa yang kena masalah," tulisnya sebagai pembuka surat.
 
Siswa SMA Cita Hati Surabaya itu mengaku menyesal telah mengadu kepada sang ayah kalau ia dibully oleh teman-temannya. Bahkan Excel ingin memutar waktu kembali agar petaka yang menimpa Ivan tidak terjadi.
 
"Gara-gara aku papa dipenjara. Papa dah nggak bisa kumpul lagi sama mama dan Excel. Bahkan sekarang yang bully satu Indonesia. Aku tau semua ini gara-gara aku pa. Aku salah pa, maafin ya," lanjutnya.
 
Tidak hanya itu saja, istri ivan dan Excel juga mengalami tekanan mental. Mereka tidak berani keluar rumah. Takut difoto-foto dan dikatain orang lain. Dipanggil anak pudel hingga anak penjahat.
 
Excel tentu merasa gelisah. Ia bingung harus bagaimana agar sang ayah tidak lagi dihujat oleh netizen. Remaja itu bahkan mengaku rela untuk menggantikan sang ayah yang mendekam di penjara.
 
"Aku mau ngelakuin apapun asal papa nggak disalahin sama orang-orang, biar papa nggak dihujat lagi. Aku lebih suka dipanggil pudel seumur hidup daripada papa masuk penjara lagi," tukas Excel. 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore