Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Oktober 2024 | 01.00 WIB

Pelajar Indonesia Bekerja Sama Untuk Hari Esok yang Lebih Baik

Pelajar Indonesia bersama Universitas Western Sydney Internasional dan Launch Pad menggelar  ‘EcoHack: Innovating for a Sustainable Tomorrow’ di kampus Western Sydney di Pakuwon Tower, Surabaya. - Image

Pelajar Indonesia bersama Universitas Western Sydney Internasional dan Launch Pad menggelar ‘EcoHack: Innovating for a Sustainable Tomorrow’ di kampus Western Sydney di Pakuwon Tower, Surabaya.

JawaPos.com - Siswa sekolah menengah di Indonesia bekerja sama untuk masa depan yang lebih baik dalam perhelatan ‘EcoHack: Innovating for a Sustainable Tomorrow’

Universitas Western Sydney Internasional dan Launch Pad bermitra untuk menyelenggarakan ‘EcoHack: Innovating for a Sustainable Tomorrow’ di kampus baru Western Sydney yang berlokasi di Pakuwon Tower, Surabaya.

Hackathon ini menantang lebih dari 100 siswa sekolah menengah atas dari 17 sekolah untuk menghasilkan solusi inovatif terhadap beberapa masalah paling mendesak di dunia.

“Para siswa membuat kami takjub, mereka mendorong batas kreativitas dan keterampilan bekerja dalam tim untuk mengatasi masalah yang secara langsung mempengaruhi masa depan semua orang,” kata Inu Rana, fasilitator Innovation Challenge.

Photo

Acara yang digelar pada tanggal 9 Oktober ini diakhiri dengan lomba pitching, dimana para siswa mempresentasikan solusi mereka di hadapan panel juri.

Panel tersebut terdiri dari akademisi dan pakar industri; Anthony Clark, Wakil Konsul Jenderal Australia; M. Ali Irsyad, Ketua Bidang Informasi, Komunikasi, Investasi dan Kerja Sama Internasional HIPMI; Prof. Zhong-Hua Chen, Associate Dean for Engagement and International School of Science, Universitas Western Sydney; dan Augviera Bong, COO Universitas Western Sydney Indonesia.

“Sesi pitching menunjukkan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis siswa yang mengesankan. Solusi berkelanjutan dari mereka berkisar pada pengurangan deforestasi, sistem manajemen lalu lintas adaptif, dan cara-cara baru untuk mengurangi karbon dan bahan-bahan konstruksi terbarukan,” Prof. Amir Mahmood, Pro-Vice Chancellor & Provost Universitas Western Sydney Indonesia.

Juara pertama diberikan kepada “STEMinators” dari Sekolah Kristen Elyon. Namun inovasi, energi dan dedikasi yang ditunjukkan seluruh peserta telah menginspirasi semua orang.

Photo

Western Sydney University menduduki peringkat nomor satu di dunia untuk kontribusinya pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, berdasarkan Times Higher Education (THE) University Impact Rankings selama tiga tahun terakhir: 2022, 2023, 2024.

Universitas ini memiliki komitmen teguh untuk memberikan dampak positif di Indonesia dan dunia global. Kampus Western Sydney University di Surabaya berfokus untuk menawarkan gelar akreditasi Australia dengan lingkungan belajar kelas dunia, yang berpusat pada mahasiswa dan berbasis teknologi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Universitas Western Sydney Indonesia, program inkubasi Launch Pad
Launch Pad menawarkan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan, pembangunan usaha baru, komersialisasi penelitian, dan transformasi industri.

Semua ini didukung dengan pendampingan bisnis dan akses terhadap kemampuan teknologi digital terkini – menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan kewirausahaan kelas dunia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore