Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Agustus 2024 | 01.59 WIB

Klarifikasi Polrestabes Surabaya Terkait Viral Video Polwan Menegur Pria yang Sedang Makan

Ilustrasi polisi. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi polisi. Dok JawaPos

JawaPos.com–Sebuah video yang menunjukkan seorang polisi wanita (polwan) menegur seorang pria yang sedang makan di sebuah warung kaki lima menjadi viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan petugas polwan tersebut meminta pria itu untuk tidak makan saat diajak berbicara, yang kemudian memicu berbagai reaksi dari netizen.

Potongan video tersebut awalnya di-posting oleh akun X (Twitter) Divisi Humas Polri pada 24 Agustus 2024 dan segera menjadi bahan perbincangan. Dalam video itu, terlihat seorang petugas polwan bersama beberapa anggota polisi mendatangi sejumlah pria yang sedang duduk di warung.

Polwan tersebut menegur salah satu pria agar mematikan rokok dan kemudian meminta pria lain untuk bersikap sopan saat berbicara karena pria tersebut menjawab sambil makan. Tindakan Petugas Polwan yang meminta pria tersebut untuk tidak makan saat berbicara kemudian memicu banyak kritik dari netizen.

Unggahan ulang video tersebut langsung dibanjiri komentar negatif. Banyak netizen yang menilai bahwa justru polwan tersebut yang dianggap tidak sopan karena mengganggu orang yang sedang makan.

Menanggapi viralnya video tersebut, Humas Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya AKP Haryoko menjelaskan, video yang viral itu merupakan potongan dari sebuah program televisi yang menayangkan kegiatan Patroli Perintis Satsamapta Polrestabes Surabaya.

”Itu video potongan,” ungkap Haryoko.

Menurut Haryoko, saat itu petugas sedang melakukan patroli dan menemukan sekelompok pemuda yang sedang mengonsumsi minuman keras di tempat umum. Salah satu pemuda yang dalam pengaruh alkohol terlihat tidak sopan saat diinterogasi. Pemuda tersebut kemudian diberikan teguran lisan dan tertulis karena minum minuman keras di tempat umum.

”Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami konteks sebenarnya dari video yang viral tersebut,” papar Haryoko.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore