
LULUSAN DIFAVORITKAN: Kepuasan pimpinan perusahaan terhadap pekerja (employer reputation) yang merupakan alumni Unair naik signifikan 30 poin menjadi top 95 atau masuk ranking 100 besar dunia.
JawaPos.com–Dekan FK Unair Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG(K) yang akrab disapa Prof Bus dicopot seusai berkomentar terkait dokter asing. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mewacanakan jika pihaknya akan kulakan atau mengizinkan dokter asing masuk ke Indonesia.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan, kedatangan dokter asing itu bukan untuk bersaing dengan dokter di Indonesia. Dokter asing ke Indonesia untuk menyelamatkan ratusan ribu nyawa orang Indonesia yang sakit stroke hingga jantung. Bukan hanya pasien dewasa, impor dokter asing itu juga menurut Budi Gunadi bisa menyelamatkan 12 ribu bayi kelainan jantung.
”Lho dokter kita mampu. Masalahnya adalah jumlah dokter di Indonesia nggak cukup. Dan, lebih dari 6 ribu bayi tiap tahun mengalami risiko kehilangan nyawa. Kita nggak bisa menunggu,” kata Budi Gunadi Sadikin.
Pada 27 Juni, Prof Budi Dekan Fakultas Kedokteran Unair merespons wacana impor dokter asing oleh Menkes Budi Gunadi. Dia menegaskan menolak rencana impor dokter asing itu ke Tanah Air.
”Secara pribadi dan institute, kami dari fakultas kedokteran tidak setuju,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Unair Prof Budi itu.
Dia meyakini dan optimistis jika 92 fakultas kedokteran di Indonesia mampu meluluskan dokter berkualitas. Bahkan, kualitas dokter Indonesia tidak kalah dengan dokter asing. Karena itu, impor dokter asing tidak perlu dilakukan.
”Saya pikir semua dokter di Indonesia tak ada yang rela kalau dokter asing bekerja di sini. Karena kita ini mampu untuk memenuhi dan kita mampu menjadi dokter di rumah sendiri,” tegas Budi Santoso.
Dekan FK Unair Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG(K) yang akrab disapa Prof. Bus memberikan konfirmasi terkait pencopotan dirinya dari pucuk pimpinan Fakultas Kedokteran Unair di Surabaya.
”Iya betul (dicopot),” kata Budi Santoso kepada awak media pada Rabu (3/7) di Surabaya.
Prof Budi mengungkapkan, dirinya sempat dipanggil Rektor Unair Prof Nasih. Pemanggilan itu dipenuhi pada 1 Juli.
Dekan FK Unair itu diminta datang ke Rektorat Unair pasca dirinya berkomentar terkait rencana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang mendatangkan dokter asing ke Indonesia.
”Saya dianggap salah melampaui kewenangan (dari institusi maupun pribadi). Saya betul memang menyampaikan suara bahwa tidak setuju dengan dokter asing. Saya diminta mundur atau diproses pada pertemuan 1 Juli itu,” ungkap Budi Santoso.
Pertemuan 1 Juli ternyata bukan undangan menghadap Rektor Prof Nasih untuk terakhir kali. Pada 2 Juli, Prof Budi kembali dipanggil. Sayangnya, Prof Budi sedang tidak lagi di Surabaya. Dia ada di Jakarta memenuhi undangan sebagai pembicara di salah satu acara.
Dan, pada 3 Juli, kabar pemberhentian sebagai Dekan FK Unair di Surabaya sampai di telinga Prof Budi. ”Rabu (3/7), sekitar pagi hari, saya diberi tahu jika proses pemberhentian sedang diproses. Kemudian, pada pukul 15.00, 3 Juli proses pemberhentian itu selesai dan surat pemberhentian Dekan FK Unair untuk saya keluar. Saya sudah menerima surat pemberhentian,” jelas Budi Santoso.
Sebelumnya, Ketua Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Unair Martha Kurnia Kusumawardan buka suara. Marhtha memberikan jawaban secara teks melalui whatsapp kepada para awak media.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
