Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Juni 2024 | 18.48 WIB

Pemkot Surabaya Usulkan Ratusan Kendaraan Dilelang, Minat?

Ilustrasi mobil dinas. - Image

Ilustrasi mobil dinas.

JawaPos.com–Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya mengusulkan 887 unit kendaraan operasional untuk dilelang.

Kendaraan operasional yang diusulkan dalam proses lelang tersebut, di antaranya adalah roda dua (R2) dan roda empat (R4). Kepala BPKAD Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, ratusan kendaraan yang dilelang tersebut adalah kendaraan yang masa pemakaian sudah lebih dari tujuh tahun.

Sejak Januari 2024, BPKAD Surabaya telah melakukan proses identifikasi kendaraan mana saja yang sudah waktunya dilakukan proses lelang.

”Nah, sampai dengan hari ini sudah mengidentifikasi kendaraan R2 sebanyak 875 unit dan R4 sebanyak 12 unit. Jadi sudah ada 887 unit yang sudah masuk usul lelang,” kata Wiwiek.

Wiwiek menjelaskan, semua usul lelang kendaraan tersebut telah diusulkan Pemkot Surabaya melalui website Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di https://lelang.go.id. Dari usul lelang sebanyak 887 tersebut, sudah ada 87 unit kendaraan yang telah terjual.

”Sisanya, 778 unit masih dilakukan proses lelang. Jadi kami juga sudah mendapatkan jadwal proses lelang pada Juni sampai Juli,” ujar Wiwiek Widayati.

Wiwiek menyebut, jadwal lelang dalam waktu dekat akan dilakukan pada 24 Juni. Bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti proses lelang, bisa mengajukan permohonan ke KPKNL.

”Jadi masuk ke dalam situs mereka di lelang.go.id, itu adalah situs di bawah Kementerian Keuangan. Sehingga seluruh masyarakat bisa melihat di situs itu,” tutur Wiwiek Widayati.

Mantan kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya itu menerangkan, harga lelang dari masing-masing kendaraan tersebut disesuaikan dengan kondisi.

”Ada presale terhadap kendaraan-kendaraan yang kami usulkan untuk dijual. Yakni ada di limit terendah dan limit tertinggi, kemudian kami sampaikan ke KPKNL untuk dijual,” terang Wiwiek Widayati.

Wiwiek menambahkan, proses lelang tersebut dilakukan secara terbuka melalui situs lelang.go.id. Rencananya, proses lelang tersebut dilakukan sampai dengan akhir 2024 hingga semua kendaraan laku terjual.

”Pasti kami buka sampai akhir tahun, karena proses lelang itu kan begitu kami masukkan ternyata nggak ada peminat, nanti kita akan ulang. Sampai akhir nanti, sampai dengan jumlah unit kami nol,” ucap Wiwiek Widayati.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore