
KEHILANGAN BESAR: Hermanto Tanoko (lima dari dari kiri, berdiri) bersama keluarga besar menerima para tamu di Rumah Duka Adi Jasa, Surabaya, Jumat (7/6).
JawaPos.com – Hermanto Tanoko mengenang sang bunda, Soeryani Tanoko (Tjioe Sioe Hoen), yang berpulang Kamis (6/6) lalu pukul 04.20 dalam usia 97 tahun di National Hospital Surabaya, sebagai perempuan tangguh. Juga, sosok yang penuh kasih dan perhatian.
”Mama selalu mengingatkan kami, anak-anaknya, untuk selalu bersedekah. Membantu orang lain dengan ikhlas dan sepenuh hati,” kata Hermanto, konglomerat kelahiran 17 September 1962, di Rumah Duka Adi Jasa, Surabaya, kemarin (7/6).
Soeryani merupakan istri Soetikno Tanoko, pendiri pabrik cat Avian yang meninggal pada 1 November 2020. Hermanto yang merupakan anak kelima dari lima bersaudara mengenang bagaimana dulu sang bunda turut bekerja keras membantu perekonomian keluarga.
”Mama nggak pernah mengeluh. Sambil jaga toko, mama tetap merawat kami dengan sangat baik,’’ kata Hermanto, pebisnis sukses yang mengendalikan Tancorp Group itu.
Sebelum dimakamkan di Graha Paripurna Cakrawala, Pasuruan, kemarin (7/6) sore, ratusan tamu mendatangi rumah duka tempat jenazah Soeryani disemayamkan untuk memberikan penghormatan.
Bahkan ketika sakit, kenang Hermanto, sang bunda tidak pernah mau merepotkan anak-anaknya. Misalnya, yang terjadi pada 14 Mei lalu. Ketika itu, pengasuh mengatakan bahwa Soeryani mengalami luka sobek pada area sensitif.
Lebarnya (luka) sekitar 1,5 sentimeter akibat digaruk tangan. Hermanto bertanya kepada sang pengasuh, kenapa baru memberitahukan kabar itu sekarang.
Pengasuh menjawab, Soeryani yang melarang untuk memberitahukannya. ”Mama bilang ke suster (pengasuh) jangan kasih tahu Hermanto. Soalnya, dia lagi sibuk. Jangan mengganggunya,’’ ucap Hermanto menirukan omongan Soeryani yang disampaikan kepada suster.
Hermanto mengaku banyak sekali kepribadian Soeryani yang dia contoh dalam kehidupannya. Salah satunya, meskipun hidup dalam kondisi sangat berkecukupan, Soeryani tetap berpenampilan sederhana.
”Mama juga selalu mengingatkan kami agar membantu orang lain tanpa harus mengharapkan imbalan apa pun. Sebab, kebaikan akan dibalas pula dengan kebaikan,” katanya. (ian/c6/ttg)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
