
Eri Cahyadi mendaftar sebagai kandidat calon wali kota di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya pada Kamis (2/5).
JawaPos.com - Pilkada Kota Surabaya juga tidak kalah hangat. Pasangan Wali kota dan Wakil wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji menyatakan siap maju lagi di Pilkada Surabaya. Kemarin, keduanya mendaftar ke kantor DPC PDIP Surabaya.
”Bismillah, hari ini dengan niat yang baik, kita memulai langkah dan tahapan untuk bersama-sama rakyat menyongsong Pilkada 2024,” ujar Eri saat menyerahkan formulir pendaftaran kemarin.
Dia juga menyatakan siap mendaftar ke parpol-parpol lain. Alasannya, Eri ingin menyatukan kekuatan yang lebih besar. ”Kami sudah minta formulir pendaftaran ke PKB. Senin depan akan kami kembalikan sekaligus daftar. Kami juga intens komunikasi ke Gerindra, Golkar, PPP, PAN, dan parpol lainnya,’’ katanya saat ditemui seusai mendaftar.
Partai Golkar juga memiliki jago sendiri yang akan diusung dalam pilwali Surabaya. Nama Bayu Airlangga santer digaungkan. Dia adalah menantu mantan Gubernur Jatim Soekarwo.
Ketua DPD Golkar Jatim M. Sarmuji menilai, DPD Golkar Surabaya bisa membentuk poros baru. ”Kalau didukung partai lain, tentu kami bisa mengusung nama sendiri. Kalau sekarang dengan lima kursi masih belum cukup,’’ paparnya.
Sementara itu, Pilkada Jawa Timur, nama Khofifah Indar Parawansa menjadi satu-satunya kandidat terkuat calon gubernur. Sebab, dia sudah mengantongi tiket dari empat partai politik. Yakni, PAN, Demokrat, Gerindra, dan Golkar. Dukungan untuk Khofifah berpotensi bertambah. Sebab, ada tiga parpol lain yang telah menjalin komunikasi. ”Nanti tunggu rekomendasinya secara resmi. Yang jelas sudah komunikasi,” kata Khofifah saat diwawancarai Jawa Pos.
Namun, calon wakil Khofifah masih abu-abu. Ada banyak nama yang berebut. Khofifah sendiri menyatakan bakal tetap menggandeng Emil Elestianto Dardak. Bersama ketua DPD Demokrat Jatim tersebut, Khofifah juga mengaku bisa berbagi tugas secara maksimal. Meski demikian, hingga kemarin parpol pengusung Khofifah belum sepakat dengan nama Emil. Mereka menyatakan bakal mendorong kader internal.
PDIP yang berencana bergabung dengan barisan Khofifah mengaku akan mengusulkan kader sendiri. Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah telah menyebut beberapa nama yang layak mendampingi Khofifah. Antara lain, Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi. (hen/gal/tyo/rya/hib/kap/ton/c18/c6/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
