Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Mei 2024 | 17.21 WIB

Maju Lagi di Pilkada Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji Daftar ke PDIP dan Parpol Lain

Eri Cahyadi mendaftar sebagai kandidat calon wali kota di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya pada Kamis (2/5). - Image

Eri Cahyadi mendaftar sebagai kandidat calon wali kota di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya pada Kamis (2/5).

JawaPos.com - Pilkada Kota Surabaya juga tidak kalah hangat. Pasangan Wali kota dan Wakil wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji menyatakan siap maju lagi di Pilkada Surabaya. Kemarin, keduanya mendaftar ke kantor DPC PDIP Surabaya.

”Bismillah, hari ini dengan niat yang baik, kita memulai langkah dan tahapan untuk bersama-sama rakyat menyongsong Pilkada 2024,” ujar Eri saat menyerahkan formulir pendaftaran kemarin.

Dia juga menyatakan siap mendaftar ke parpol-parpol lain. Alasannya, Eri ingin menyatukan kekuatan yang lebih besar. ”Kami sudah minta formulir pendaftaran ke PKB. Senin depan akan kami kembalikan sekaligus daftar. Kami juga intens komunikasi ke Gerindra, Golkar, PPP, PAN, dan parpol lainnya,’’ katanya saat ditemui seusai mendaftar.

Partai Golkar juga memiliki jago sendiri yang akan diusung dalam pilwali Surabaya. Nama Bayu Airlangga santer digaungkan. Dia adalah menantu mantan Gubernur Jatim Soekarwo.

Ketua DPD Golkar Jatim M. Sarmuji menilai, DPD Golkar Surabaya bisa membentuk poros baru. ”Kalau didukung partai lain, tentu kami bisa mengusung nama sendiri. Kalau sekarang dengan lima kursi masih belum cukup,’’ paparnya.

Sementara itu, Pilkada Jawa Timur, nama Khofifah Indar Parawansa menjadi satu-satunya kandidat terkuat calon gubernur. Sebab, dia sudah mengantongi tiket dari empat partai politik. Yakni, PAN, Demokrat, Gerindra, dan Golkar. Dukungan untuk Khofifah berpotensi bertambah. Sebab, ada tiga parpol lain yang telah menjalin komunikasi. ”Nanti tunggu rekomendasinya secara resmi. Yang jelas sudah komunikasi,” kata Khofifah saat diwawancarai Jawa Pos.

Namun, calon wakil Khofifah masih abu-abu. Ada banyak nama yang berebut. Khofifah sendiri menyatakan bakal tetap menggandeng Emil Elestianto Dardak. Bersama ketua DPD Demokrat Jatim tersebut, Khofifah juga mengaku bisa berbagi tugas secara maksimal. Meski demikian, hingga kemarin parpol pengusung Khofifah belum sepakat dengan nama Emil. Mereka menyatakan bakal mendorong kader internal.

PDIP yang berencana bergabung dengan barisan Khofifah mengaku akan mengusulkan kader sendiri. Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah telah menyebut beberapa nama yang layak mendampingi Khofifah. Antara lain, Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi. (hen/gal/tyo/rya/hib/kap/ton/c18/c6/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore