
Sejumlah penyedia jasa penukaran uang rupiah baru, menawarkan barang mereka di sekitaran Kantor BI di sepanjang Jalan Bubutan hingga Pahlawan, Surabaya, Minggu (31/3). (ANDY S)
JawaPos.com – Jelang hari raya Idul Fitri, jasa penukaran uang baru semakin ramai di Kota Surabaya.
Mereka menjanjakan uang baru mulai dari pecahan Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.
Berdasarkan pengakuan para pemilik jasa penukaran uang baru, mereka menyebut tahun 2024 ini masih terbilang sepi ketimbang tahun lalu.
Dilansir Radar Surabaya (JawaPos Grup), Senin (1/4), para pemilik jasa sudah menjajakan pecahan-pecahan uang baru sejak pagi dan penukaran berlangsung hingga sore hari, bahkan sampai malam hari.
Saiful, salah satu pelaku jasa penukaran uang baru, mengaku saat ini uang baru sedikit susah untuk didapatkan. Bahkan, menurutnya, harganya cenderung lebih mahal jika dibandingkan tahun lalu.
Dia menyebut, untuk uang pecahan Rp 20 ribu dapatnya 5 persen atau Rp 150 untuk uang pecahan Rp 15 ribu 15 persen atau Rp 125 ribu. Sementara itu, pecahan Rp 2 ribu 10 persen Rp 105 ribu.
"Masih sepi sekarang. Kalau tahun lalu hari hari seperti ini sudah ramai. Karena sekarang harganya mahal dan barangnya susah dicari," kata Saiful, pada Minggu (31/3) kemarin.
Meski demikian, setiap hari Saiful menyebut ada saja pembeli sebagai pelaris saja. Selain itu, alasan lain pembeli sepi dikarenakan banyak masyarakat yang menukarkan uang secara langsung di bank.
"Sekarang banyak masyarakat yang tukar lewat penukaran (bank, Red). Sekarang saya dapat Rp 200 ribu ya disyukuri. Kalau tahun lalu sehari bisa Rp 1 juta," terangnya.
Kurang dari seminggu menuju Lebaran, menurutnya penukaran uang ini bisa saja akan lebih ramai. Namun terkadang pelaku jasa penukaran uang baru juga menaikan harganya.
"Biasanya kurang seminggu malah dinaikkan, karena barangnya sulit dan permainan banyak. Mudah-mudahan mendekati lebaran bisa ramai kembali," harapnya.
Pelaku jasa penukaran uang baru lainnya, Nurul Hasanah mengaku di tahun ini, harga yang paling mahal adalah untuk pecahan uang Rp 5 ribu harganya Rp 115 ribu.
Bahkan, barangnya sampai kosong sehingga harga mengalami kenaikan. "Ya karena pertama dari Rp 110 ribu sekarang Rp 115 ribu per 100 lembar. Rp 5 ribu yang mahal, barangnya kosong juga," tuturnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
