Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Maret 2024 | 23.02 WIB

Bupati Gresik Ungkap Kondisi Terkini Warga Bawean Pasca Gempa Bikin Hati Miris

Ilustrasi rumah rusak akibat gempa yang berpusat di perairan Bawean. - Image

Ilustrasi rumah rusak akibat gempa yang berpusat di perairan Bawean.

JawaPos.com–Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa tak sedikit warga yang mengungsi masih khawatir tinggal di dalam rumah pasca gempa di perairan timur Bawean. Mereka takut gempa susulan bakal terjadi.

Orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu menuturkan, lebih kurang ada 10 ribu warga Bawean yang mengungsi. Namun, ada beberapa warga yang juga sudah menetap atau kembali ke rumah.

”Banyak pengungsi karena ada yang tidak rusak rumahnya tapi punya kekhawatiran, dia tidak mau tinggal di rumah tapi di luar rumah, bikin tenda sendiri,” kata Gus Yani sapaan Bupati Fandi Akhmad Yani saat pelepasan kapal menuju Bawean dari Tanjung Perak Surabaya.

Berdasar data sementara yang masuk, ada 700 bangunan rusak berat, 800 rusak sedang, dan 2.000-an rusak ringan. Saat ini, Pemkab Gresik terus melakukan koordinasi dengan para kepala desa di Bawean. Khususnya, Kecamatan Sangkapura dan Tambak untuk memberi edukasi kepada masyarakat terkait pemberitaan hoax tentang gempa.

”Kita harus mengedukasi warga, memberikan informasi yang valid, terkait dengan pemberitaan adanya gempa susulan yang mengakibatkan tsunami dan lain-lain,” tutur Fandi Akhmad Yani.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore