Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Februari 2024 | 15.48 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Sejumlah Strategi untuk Menekan Kenaikan Harga Bahan Pokok yang Terus Melonjak Jelang Ramadhan

Beras menjadi kebutuhan hidup yang paling banyak dibutuhkan. (ANDY S/RADAR SURABAYA) - Image

Beras menjadi kebutuhan hidup yang paling banyak dibutuhkan. (ANDY S/RADAR SURABAYA)

JawaPos.com - Harga bahan pokok (bapok) saat ini tengah bergejolak. Harga komoditas-komoditas tertentu saat ini juga sedang meroket tajam.

Menyiasati harga bahan pokok yang melonjak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun segera menyiapkan strategi untuk menekan harga bahan pokok yang melambung tersebut.

Kabid Distrubusi Perdagangan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Devie Afrianto pun mengatakan bahwa saat ini pemkot tengah mewaspadai lonjakan harga bahan pokok.

Terutama pada lima bahan pokok utama menjelang Ramadhan. Di antaranya seperti beras, gula, cabai, ayam, dan telur.

"Utamanya kelima ini harus ada antisipasi agar tidak ada lonjakan," ujar Dinkopdag Kota Surabaya seperti dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Rabu (28/2).

Terkait hal itu, pihaknya mengaku sudah menyiapkan langkah antisipasi. Misalnya, segera mengamankan stok bahan pokok utama.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa sejumlah stok di pasaran aman menjelang hingga memasuki bulan Ramadhan.

"Fokusnya tetap sama, lima bapok ini," ucapnya.

Devie Afrianto juga mengatakan bahwa pemkot akan menambahkan kios Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di pasar tradisional.

Terkait hal itu, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan Bulog. Sekaligus menggandeng sejumlah distributor untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok.

"Mereka nanti bertugas untuk menyuplai," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti menjelaskan bahwa pihaknya tengah berupa untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Tujuan utamanya yakni untuk mendukung ketersediaan bahan pokok dan ketahanan pangan.

Pemkot juga sudah memberikan dukungan kepada petani konvensional melalui penggunaan teknologi pertanian.

"DKPP menyediakan peminjaman alat dan mesin pertanian (ALSINTAN) pra panen dan pasca panen, seperti hand tractor, cultivator, pompa air, rice transplanter, combine harvester, dan portable rice milling," papar Antiek.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore