Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Februari 2024 | 07.12 WIB

Bakal Ada Rumah Sakit Baru, Bagaimana Progres Pembangunan RSUD Surabaya Timur?

Sejumlah pekerja menggarap proyek RSUD Surabaya Timur di Jalan Medokan Asri Tengah. - Image

Sejumlah pekerja menggarap proyek RSUD Surabaya Timur di Jalan Medokan Asri Tengah.

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus kebut pengerjaan RSUD Surabaya Timur. Sampai saat ini, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya mengejar pengerjaan struktur bangunan.

Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya Iman Kristian mengatakan, pengerjaan struktur bangunan direncanakan selesai pada akhir Maret. Pengerjaan struktur bangunan tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari bagian depan terlebih dahulu kemudian ke sisi belakang.

”Dari sisi depan dulu baru ke belakang. Yang depan sudah selesai mengarah ke lantai lima, yang belakang masih mau ground struktur. Tower crane (alat bantu kerjanya) sudah terpasang semua,” kata Iman, Kamis (22/2).

Iman menjelaskan, saat ini sudah mencapai 27 persen. dia menargetkan, topping of bangunan atau titik puncak pada bangunan RSUD Surabaya Timur akan selesai pada bulan depan.

”Perkiraan peresmian masih stay on track September,” jelas Iman Kristian.

Dia memastikan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pembangunan RSUD Surabaya Timur. Hanya saja pada saat pemasangan alat pancang sedikit terkendala pematangan lahan. Meskipun ada kendala tersebut bisa cepat teratasi.

”Tanahnya berlumpur, (kalau hujan) pengaruh, tapi masih bisa diatasi dengan pompa. Karena ka tanah itu tanah lumpur, tambak-tambak begitu,” terang Iman Kristian.

Sebelumnya, dia mengatakan, RSUD Surabaya Timur dibangun di lahan seluas 5,5 hektare. Gedung RSUD hanya menggunakan 1,7 hektare dari total lahan tersebut. Tidak menutup kemungkinan, sisa lahan itu masih bisa digunakan untuk pengembangan RSUD Surabaya Timur selanjutnya.

Pembangunan RSUD yang dilakukan secara multiyear itu, mampu menampung 327 tempat tidur. Bangunan yang terdiri dari dua tower tersebut dilengkapi dengan ruang rawat inap, poliklinik, kamar perawatan pasien, dan sebagainya.

Dia mengungkapkan, RSUD Surabaya Timur menggunakan standar bangunan RS kelas B. Akan tetapi, untuk operasional, akan menggunakan standar tipe C.

Proses pembangunan RSUD Surabaya Timur sudah dilakukan sejak Oktober 2023 sampai pertengahan Januari 2024 tidak ada kendala. Dia optimistis, bangunan RSUD tersebut tuntas sebelum September. Mulai diisi dengan peralatan kesehatan (alkes) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya pada Juli-Agustus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, Dinkes Surabaya sedang melakukan proses penyusunan kebutuhan operasional alkes untuk fasilitas RSUD Surabaya Timur. Proses pengadaan kebutuhan direncanakan awal semester 1 tahun ini.

”Fasilitasnya disesuaikan standar pelayanan RS kelas C, dengan unggulan pelayanan kesehatan ibu dan anak. RSUD Surabaya Timur akan bertahap dikembangkan dari RS kelas C menjadi RS kelas B, dengan kapasitas optimal tempat tidur sesuai yang direncanakan tersebut,” kata Nanik.

Dia menambahkan, Dinkes Surabaya juga menyiapkan tenaga kesehatan (nakes) untuk RSUD Surabaya Timur. Rencananya memanfaatkan nakes yang sudah ada.

”Selain memanfaatkan dari faskes milik pemkot, apabila dibutuhkan juga melalui pengadaan tenaga sesuai aturan yang berlaku,” terang Nanik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore