
Sejumlah pekerja menggarap proyek RSUD Surabaya Timur di Jalan Medokan Asri Tengah.
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus kebut pengerjaan RSUD Surabaya Timur. Sampai saat ini, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya mengejar pengerjaan struktur bangunan.
Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya Iman Kristian mengatakan, pengerjaan struktur bangunan direncanakan selesai pada akhir Maret. Pengerjaan struktur bangunan tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari bagian depan terlebih dahulu kemudian ke sisi belakang.
”Dari sisi depan dulu baru ke belakang. Yang depan sudah selesai mengarah ke lantai lima, yang belakang masih mau ground struktur. Tower crane (alat bantu kerjanya) sudah terpasang semua,” kata Iman, Kamis (22/2).
Iman menjelaskan, saat ini sudah mencapai 27 persen. dia menargetkan, topping of bangunan atau titik puncak pada bangunan RSUD Surabaya Timur akan selesai pada bulan depan.
”Perkiraan peresmian masih stay on track September,” jelas Iman Kristian.
Dia memastikan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pembangunan RSUD Surabaya Timur. Hanya saja pada saat pemasangan alat pancang sedikit terkendala pematangan lahan. Meskipun ada kendala tersebut bisa cepat teratasi.
”Tanahnya berlumpur, (kalau hujan) pengaruh, tapi masih bisa diatasi dengan pompa. Karena ka tanah itu tanah lumpur, tambak-tambak begitu,” terang Iman Kristian.
Sebelumnya, dia mengatakan, RSUD Surabaya Timur dibangun di lahan seluas 5,5 hektare. Gedung RSUD hanya menggunakan 1,7 hektare dari total lahan tersebut. Tidak menutup kemungkinan, sisa lahan itu masih bisa digunakan untuk pengembangan RSUD Surabaya Timur selanjutnya.
Pembangunan RSUD yang dilakukan secara multiyear itu, mampu menampung 327 tempat tidur. Bangunan yang terdiri dari dua tower tersebut dilengkapi dengan ruang rawat inap, poliklinik, kamar perawatan pasien, dan sebagainya.
Dia mengungkapkan, RSUD Surabaya Timur menggunakan standar bangunan RS kelas B. Akan tetapi, untuk operasional, akan menggunakan standar tipe C.
Proses pembangunan RSUD Surabaya Timur sudah dilakukan sejak Oktober 2023 sampai pertengahan Januari 2024 tidak ada kendala. Dia optimistis, bangunan RSUD tersebut tuntas sebelum September. Mulai diisi dengan peralatan kesehatan (alkes) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya pada Juli-Agustus.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, Dinkes Surabaya sedang melakukan proses penyusunan kebutuhan operasional alkes untuk fasilitas RSUD Surabaya Timur. Proses pengadaan kebutuhan direncanakan awal semester 1 tahun ini.
”Fasilitasnya disesuaikan standar pelayanan RS kelas C, dengan unggulan pelayanan kesehatan ibu dan anak. RSUD Surabaya Timur akan bertahap dikembangkan dari RS kelas C menjadi RS kelas B, dengan kapasitas optimal tempat tidur sesuai yang direncanakan tersebut,” kata Nanik.
Dia menambahkan, Dinkes Surabaya juga menyiapkan tenaga kesehatan (nakes) untuk RSUD Surabaya Timur. Rencananya memanfaatkan nakes yang sudah ada.
”Selain memanfaatkan dari faskes milik pemkot, apabila dibutuhkan juga melalui pengadaan tenaga sesuai aturan yang berlaku,” terang Nanik.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
