Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Desember 2022 | 03.06 WIB

Berlatih Selamatkan Penumpang Pesawat dari Aksi Teroris

Photo - Image

Photo

JawaPos.com= Puluhan Paspampres kaget. Seorang petugas Bandara Internasional Juanda Surabaya dengan cepat menyerang presiden yang hendak naik pesawat. Baku tembak pun terjadi. Dua helikopter dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Kejadian tersebut hanya simulasi yang digelar kemarin (7/12). Tujuannya, menjamin keselamatan penerbangan. Pengamanan objek vital menjadi fokus TNI-AL. Terutama Pusat Penerbangan TNI-AL (Puspenerbal) dan Lanudal Juanda. Baik saat di atas udara maupun hendak take off. Simulasi pembajakan pesawat tersebut melibatkan 320 prajurit gabungan.

Danlanudal Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo mengatakan, simulasi itu digelar tidak hanya untuk melumpuhkan musuh, tapi juga menyelamatkan dan melakukan evakuasi. Termasuk kepada tamu VVIP. ’’Simulasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pasukan dan petugas bandara,’’ ucapnya kemarin.

Berbagai ancaman rawan terjadi di objek vital. Terutama ancaman bom. Komando Pasukan Katak (Kopaska) dari Koarmada II dilibatkan untuk memukul mundur pengacau. Dua heli juga dikerahkan untuk evakuasi.

’’Semua ada prosedurnya, termasuk saat ada ancaman,’’ terang Heru. 

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore