Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 November 2022 | 21.05 WIB

Raih Platinum Rank di Ajang ASRRAT

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo saat menerima penghargaan. (Istimewa) - Image

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo saat menerima penghargaan. (Istimewa)

JawaPos.com - Petrokimia Gresik meraih penghargaan Platinum Rank dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating Award (ASRRAT) 2022. Penghargaan itu diadakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, transparansi menjadi salah satu semangat yang mendasari pembuatan pelaporan berkelanjutan Petrokimia Gresik. Penguatan transparansi ini menjadikan hasil penilaian di ajang ASRRAT. Meningkat dari Gold Rank menjadi Platinum Rank yang merupakan level tertinggi.

"Prestasi ini merupakan wujud kerja keras Petrokimia Gresik untuk masyarakat dan lingkungan. Tidak hanya karena komitmen transparansi sebagai wujud dari tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan stakeholder agar memahami program-program yang telah dijalankan, tetapi juga karena fokus Petrokimia Gresik melalui berbagai program berkelanjutan yang kami laksanakan pada 2021," tandas Dwi Satriyo.

Sustainability Report atau laporan berkelanjutan Petrokimia Gresik berjudul Strengthening Resilience for Enhancing Growth atau Memperkuat Ketahanan untuk Meningkatkan Pertumbuhan. Dalam laporan tersebut, sepanjang 2021 Petrokimia Gresik telah melakukan kinerja berkelanjutan yang dinilai sangat baik terutama di bidang lingkungan dan sosial.

Pertama adalah kegiatan pegolahan limbah, dalam program ini perusahaan memiliki izin pengecualian gipsum Petrokimia Gresik dari kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Sehingga pengelolaannya semakin flexible dan dengan pemanfaatan gipsum mampu mengurangi gas CO2 pada efek rumah kaca. Sedangkan, untuk limbah B3 nondominan, pengelolaannya dikerjasamakan melalui pengelola limbah B3 yang telah memiliki izin dari KLHK.

Kinerja lingkungan kedua yang dimuat dalam laporan berkelanjutan adalah pengukuran air limbah yang dilakukan oleh pihak eksternal maupun internal secara rutin setiap bulan. Pengukuran pihak eksternal dilakukan oleh Laboratorium Independen yang sudah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN), sementara pengukuran oleh pihak internal dilakukan oleh Laboratorium Uji Kimia Petrokimia Gresik.

Dalam kinerja lingkungan, Petrokimia Gresik juga telah melakukan upaya pelestarian sumber daya, diantaranya melalui penghematan penggunaan air bagi produksi, serta melakukan efisiensi pada konsumsi energi, diantaranya melalui penerapan konsep Green Port. Selain itu, Petrokimia Gresik di tahun 2021 juga telah melakukan penanaman sebanyak 12.300 pohon, sebagai komitmen untuk perbaikan lingkungan di sekitar perusahaan.

"Petrokimia Gresik juga berhasil meraih Propernas Emas dari KLHK. Ini menjadi catatan sejarah baru, karena merupakan capaian PROPERNAS EMAS pertama dalam sejarah berdirinya perusahaan," ujar Dwi Satriyo.

Selain pengelolaan lingkungan, kinerja berkelanjutan berikutnya yang telah dijalankan Petrokimia Gresik adalah melibatkan masyarakat. Dalam program ini, Petrokimia Gresik pada tahun 2021 sudah melakukan investasi sosial kemasyarakatan sebesar Rp52,96 miliar. Angka ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu Rp45,1 miliar.

"Melalui program yang didasari dengan komitmen untuk tumbuh dan maju bersama masyarakat, Petrokimia Gresik juga berhasil meningkatkan derajat kepuasan lingkungan dengan Skor 86,78," ungkap Dwi Satriyo.

Di sisi lain, laporan berkelanjutan Petrokimia Gresik juga menyampaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan aspek Sumber Daya Manusia (SDM) dimana produktivitas setiap karyawan Petrokimia Gresik di dalam setahun mampu menghasilkan nilai bagi perusahaan sebesar Rp13,61 miliar.

Berikutnya, laporan berkelanjutan Petrokimia Gresik juga memuat tentang kinerja ekonomi perusahaan di tahun 2021. Adapun nilai ekonomi yang diperoleh Petrokimia Gresik di tahun 2021 sebesar Rp29,128 triliun, angka ini meningkat 11% dibandingkan tahun sebelumnya Rp26,214 triliun.

Sementara itu, ASRRAT Award merupakan penghargaan yang diberikan NCCR berkolaborasi dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP) kepada Lembaga atau perusahaan yang berhasil menerapkan kinerja berkelanjutan melalui penilaian kualitas laporan keberlanjutan atau sustainability report yang didasarkan pada standar GRI Standard (Global Reporting Initiative Standard). Penilaian dilakukan oleh para assessor yang berkompeten.

ASRRAT Award tahun ini merupakan yang ke-18 dan diikuti oleh 50 peserta dari Indonesia, Rusia, Filipina, Bangladesh dan Australia. Pada 2022 merupakan kali kedua Petrokimia Gresik mengikuti ajang ini.

Tujuannya adalah untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah membuat laporan keberlanjutan dan mendorong peningkatan baik kuantitas maupun kualitas laporan, serta meningkatkan komitmen perusahaan agar terus berkontribusi kepada lingkungan dan masyarakat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore