Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 November 2022 | 02.39 WIB

BCL dan Kunto Aji Bakal Kenakan Batik Khas Surabaya

Bunga Citra Lestari. Dok JawaPos - Image

Bunga Citra Lestari. Dok JawaPos

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar event akbar bertajuk Spontanz Festival in Collaboration with Batik Surabaya pada 18 November. Dalam acara itu, pemkot akan memamerkan sekaligus memperagakan batik karya desainer usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan, batik tersebut akan dipamerkan, dipasarkan, dan diperkenalkan, sekaligus diperagakan di Mal Tunjungan Plaza 3. Batik yang dipamerkan di acara itu diperagakan artis ternama ibu kota.

”Nanti ada musisi Bunga Citra Lestari, Kunto Aji, dan ada juga Kahitna. Acara ini masyarakat akan tahu, seperti apa ciri khas batik Surabaya, tak lupa nanti para artis yang datang, seperti Kahitna, itu akan mengenakan udeng khas Surabaya,” kata Yos, Senin (14/11).

Yos melanjutkan, acara itu digelar seperti pada saat pameran batik di Tunjungan Fashion Week pada Juli. Yakni mengenalkan batik khas Surabaya secara luas. Namun, pada acara tersebut bukan hanya sekadar mengenalkan, akan tetapi sekaligus memasarkan produk batik khas UMKM Surabaya.

Cara itu, lanjut Yos, ampuh dijadikan sarana promosi. Karena pada saat acara di Tunjungan Romansa, kala itu banyak yang penasaran dengan karya batik UMKM Surabaya. ”Kemarin di Tunjungan Romansa kita kenalkan kepada kepala darah, bahkan waktu itu banyak artis yang respect dengan batik kami. Maka dari itu, kini kami coba sasar ke pasar yang lebih luas dan secara nasional dengan acara ini,” jelas Yos.

Yos menerangkan, saat ini, sudah ada 6 motif batik khas Surabaya yang dipatenkan. Di antaranya motif Sparkling, Abhi Boyo, Gembili Wonokromo, Kembang Bungur, Kintir-kintiran, dan Remo Suroboyoan. Motif batik itu dipilih setelah Pemkot Surabaya menggelar lomba desain batik Surabaya.

Promotor Spontanz Festival in Collaboration with Batik Surabaya Yashafi Yan Arsala menyebutkan, gambaran acara yang akan digelar pada 18 November itu digelar seperti konser musik dengan nuansa batik.

”Jadi mulai dari artis, panitia, MC, visualisasi, semua serba batik. Event ini, kami menunjukkan konsistensi kami men-support batik khas Surabaya,” sebut Yashafi.

Dalam acara itu, pemkot juga akan memamerkan 6 karya motif batik yang telah dipatenkan itu. Bukan sekadar dipamerkan, bintang tamu asal ibu kota yang hadir juga memakai 6 motif batik tersebut.

”Untuk enam motif yang telah dipatenkan itu kami pamerkan di stand khusus,” kata Yashafi Yan Arsala.

Salah satu perajin batik Kota Surabaya Dewi Saraswati bersyukur karya batiknya telah dipatenkan. Batik tema Sparkling Surabaya miliknya telah memiliki hak paten setelah diikutkan lomba desain batik Surabaya. ”Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Surabaya telah mematenkan karya desain batik kami. Semoga batik Surabaya semakin berkibar dan semakin maju,” ucap Dewi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore