
Photo
JawaPos.com- Rangkaian kegiatan menuju 100 tahun atau satu abad Nahdlatul Ulama (NU), terus tergelar. Pada Kamis mendatang (10/11), giliran akan dilaksanakan Apel Akbar 30.000 Kader NU. Tempatnya, di Alun-Alun Kanjeng Sepuh, Sidayu, Gresik.
Peserta apel akbar tersebut tidak hanya dari Gresik. Namun, juga datang dari perwakilan NU seluruh kabupaten/kota di Jatim. Berdasarkan surat edaran dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim nomor: 1504/PW.AII/L/X/2022, tertanggal 25 Oktober 2022, diinstruksikan seluruh pengurus cabang untuk mengirimkan kader pada acara tersebut.
Dari rundown acara yang didapat JawaPos.com, apel akbar itu dilaksanakan mulai pukul 07.00 sampai 08.10 WIB. Karena jumlah peserta diperkirakan puluhan ribu orang, kemungkinan Alun-Alun Kanjeng Sepuh tidak mampu menampun peserta apel. Karena itu, peserta akan meluber ke jalan raya sekitar.
Bertindak sebagai inspektur dalam apel akbar tersebut KH Agoes Ali Masyhuri, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Shalawat, Sidoarjo. Nah, selepas kegiatan itu akses di jalur Daendels itu diprediksi akan padat. Sebab, ada bubaran massa yang datang dari berbagai daerah di Jatim itu.
Sebelum apel akbar tergelar, Rabu (9/11), juga ada sejumlah rangkaian acara. Pada pukul 15.00-18.00 WIB, dilakukan ziarah ke makam Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, dan makam Pojok. Puluhan kiai sepuh dari PWNU dan PCNU serta 100 anggota Banser akan mengikuti kegiatan ziarah tersebut.
Selanjutnya, pukul 19.00-22.00 WIB, melaksanakan ziarah ke makam salah seorang muassis KH Faqih Maskumambang di Kecamatan Dukun. Pesertanya, para kiai muda PWNU dan PCNU Gresik, 1.000 jamaah, serta 100 anggota Banser. Setelah itu, ada Pawai Obor dengan start dari MWC NU Dukun ke Masjid Kanjeng Sepuh, Sidayu. Lalu, berziarah ke makam Kanjeng Sepuh.
Jarak dari wilayah Dukun hingga ke Sidayu itu sekitar 13 kilometer. Buntut pawai obor itu maka jalanan yang akan dilintasi akan padat. Karena itu, sebaiknya para pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif pada saat acara tersebut.
Lalu, pada Kamis (10/11) dini hari atau pukul 03.00-04.10 diadakan istighotsah bertempat di Masjid Kanjeng Sepuh, pelataran masjid hingga Alun-alun. Istighostah itu akan dipimpin KH Ishomuddin, pengasuh Ponpes Darul Ulum, Karangpandan, Pasuruan.
Di doa bersama tersebut, ada sambutan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan pengarahan (taujihat) dari Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar. Nah, selepas istighotsah itulah akan dilaksanakan Apel Akbar yang melibatkan sebanyak 30.000 Kader NU.
Sementara itu, MWC NU Dukun yang juga menjadi titik kumpul kegiatan sudah melakukan persiapan-persiapan. Selasa (1/11), pengurus MWC, ranting, lembaga dan badan otomom menggelar rapat bersama yang dipimpin Ketua Tanfiziyah MWC Dukun KH Moh. Sholeh.
’’Kami siap memeriahkan apel akbar di Sidayu. Harapannya, apel kader itu menjadi bagian khidmah kita di NU. Monggo kita sukseskan,” kata Rais Syuriah MWC NU Dukun KH Ahmad Thoyyib Mas’udi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
