Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 September 2022 | 03.47 WIB

Di Gresik, Ada Jalan Terpendek di Indonesia, Cuma Butuh Waktu 20 Detik

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Gresik termasuk kabupaten yang kaya akan budaya peninggalan masa lalu. Sebagai wilayah yang dijuluki Kota Bandar pada masanya, tata kota Gresik sudah didesain sedemikian rupa. Salah satunya, Jalan H.O.S. Cokroaminoto yang menjadi jalan terpendek di Indonesia.

Jalan tersebut berada di pusat kota pada era lama. Pesona masa silam masih kental di kawasan tersebut. Bangunan-bangunan heritage hingga ruas-ruas jalan masih tampak menggambarkan Gresik tempo dulu.

Di Jalan H.O.S. Cokroaminoto yang hanya memiliki panjang 50 meter itu, juga berdiri bangunan-bangunan kuno berjejer. Jumlahnya hanya sekitar 10 bangunan. Untuk melintasi jalan itu, hanya dibutuhkan waktu 20 detik.

Uniknya, jalan yang masuk kawasan heritage tersebut merupakan saksi bisu cikal bakal pusat perdagangan dan perekonomian pada 1902-an. Kini jalan yang memiliki panjang kurang dari 50 meter itu menjadi jalan penghubung menuju ke Alun-Alun Kota Gresik maupun Pasar Kota Baru.

Pengendara roda dua maupun empat yang melintas sangat mungkin belum tahu bahwa jalan itu masuk kategori jalan terpendek. Maklum, papan nama jalan yang menunjukkan identitas jalan tidak terpasang.

Pemerhati sejarah Gresik Dr Mohammad Toha menyatakan, ada tradisi di Gresik yang ada sejak zaman dulu. Yakni, ketika memberi nama jalan dan ada potongan jalan, itu akan diberi nama yang berbeda.

Salah satu contoh Jalan H.O.S. Cokroaminoto itu. Tidak digabung dengan Jalan Samanhudi maupun Jalan Raden Santri. ’’Tidak ada sejarah spesifiknya. Hanya soal budaya jalan itu dinamakan sendiri dan tidak digabung,’’ ucap Toha.

Pria 53 tahun itu menyebutkan, penamaan H.O.S. Cokroaminoto bukan semata pahlawan nasional itu memiliki sejarah di Gresik. Hanya, di kawasan tersebut, memang penamaan jalan menggunakan nama pahlawan Islam atau santri. ’’Tidak ada sejarah H.O.S. Cokroaminoto di Gresik,’’ imbuhnya. Kalau di Surabaya memang ada sejarahnya.

Jalan tersebut memang jalan utama. Jika ditarik lurus, jalan itu menghubungkan antara paseban atau sekarang pendapa, ke utara adalah alun-alun, kemudian Jalan H.O.S. Cokroaminoto, dan masuk ke Kampung Kemasan.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore