
Photo
JawaPos.com–Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Merdeka Belajar episode ke-22 tentang transformasi seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) pada Rabu (7/9). Dalam kebijakan tersebut, ada tiga transformasi seleksi masuk PTN. Yakni seleksi nasional berdasar prestasi, seleksi nasional berdasar tes, dan seleksi mandiri oleh PTN.
Perubahan seleksi masuk PTN tersebut mendapat respons dari berbagai kampus termasuk Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Wakil Rektor Bidang Akademik Unesa Bambang Yulianto mengatakan, menyambut baik kebijakan anyar tersebut. Pihaknya mengikuti aturan yang baru sembari menyiapkan segala hal yang diperlukan dalam implementasinya di lapangan.
”Sehingga mahasiswa diharapkan lebih mumpuni. Kebijakan ini tentu lahir dari pertimbangan yang matang untuk mendorong pembelajaran secara menyeluruh, fokus pada penalaran, inklusif, dan mengakomodasi keberagaman peserta didik, transparan dan integratif. Unesa mendukung dan akan diimplementasikan dengan baik,” ucap Bambang.
Ketua Satuan Admisi Unesa Sukarmin menyampaikan, pihaknya siap menyesuaikan aturan dengan kebijakan baru. Ada sejumlah perubahan dalam tiga seleksi tersebut.
Untuk seleksi nasional berdasar prestasi sekarang minimal 50 persen ditentukan dari rata-rata rapor seluruh mata pelajaran dan sisanya komponen penggali minat dan bakat. Kemudian untuk seleksi nasional berdasar tes, terdapat perubahan mendasar pada materi tes fokusnya pada tes skolastik.
”Terkait ini semua, secara intern, satuan admisi akan menentukan formulasi penentuan komponen penggali minat dan bakat dan akan koordinasi dengan panitia nasional,” ucap Sukarmin.
Sedangkan untuk seleksi mandiri, Admisi Unesa akan mengembangkan sistem yang lebih transparan khususnya terkait daya tampung, metode seleksi, dan besaran biaya pendidikan. ”Poin ini sudah dilakukan admisi sebelum-sebelumnya lewat program sosialisasi di sekolah-sekolah maupun dijelaskan kepada sekolah yang berkunjung ke Unesa,” ujar Sukarmin.
Dia menambahkan, Unesa memiliki tujuh fakultas dan satu program vokasi. Ada Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Ilmu Olahraga (FIO), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknik, dan Program Vokasi.
”Fakultas-fakultas ini membawahi 70 lebih program studi dengan keilmuan yang beragam. Ada keolahragaan, seni, kependidikan, bahasa, sosial, hukum, teknik dan sebagainya. Kami yakin Unesa akan menjadi daya tarik tersendiri sesuai variasi bakat dan minat yang dimiliki calon mahasiswa,” terang Sukarmin.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
