
BERBASIS LINGKUNGAN: Merak hijau melengkapi Laboratorium Merdeka di Kampus Unesa, Lidah Wetan, kemarin (25/8). Kampus itu terus memperbaiki indikator UI Green Metric terkait pelestarian lingkungan hidup dalam pendidikan dan penelitian. (Riana Setiawan/Jaw
JawaPos.com - Merak hijau atau Pavo muticus menjadi salah satu hewan yang menarik perhatian di area Laboratorium Merdeka Belajar. Ada tiga ekor merak yang berinteraksi dengan pengunjung. Mereka termasuk salah satu hewan yang meramaikan laboratorium terbuka di kawasan Universitas Negeri Surabaya, Lidah Wetan.
Mahasiswa, bahkan siswa dari sekolah sekitar Kampus Lidah Wetan, juga bisa menggunakan ruang terbuka tersebut sebagai lokasi belajar. Sesuai namanya, laboratorium itu menjadi salah satu fasilitas merdeka belajar yang bebas digunakan oleh siapa saja.
”Tujuannya, mahasiswa bisa eksplorasi kegiatan pembelajaran yang berbeda. Tidak hanya di dalam kelas,” papar Kepala Humas Unesa Vinda Maya Setyaningrum.
Mahasiswa fakultas ilmu olahraga bebas memanfaatkan area olahraga yang disediakan. Area satwa juga bisa dimanfaatkan mahasiswa fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam. Di laboratorium tersebut, pihaknya memiliki beberapa jenis satwa lain, seperti rusa dan beberapa unggas.
Laboratorium Merdeka Belajar dikaitkan dengan implementasi tahun kedua Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Ketua Satuan MBKM Unesa Dr Muhammad Sholeh MPd menyebutkan, pembelajaran mahasiswa tak lagi baku. Secara umum, ada beberapa skema kuliah yang bisa ditempuh mahasiswa.
Pertama, skema 5-1-2. Dalam skema tersebut, mahasiswa menjalani 5 semester belajar di dalam prodi, 1 semester belajar di dalam kampus di luar prodi, dan 2 semester belajar di luar kampus. Kedua, skema 6-0-2. Yaitu, mahasiswa menghabiskan 6 semester di dalam prodi dan 2 semester di luar prodi atau di luar kampus.
Pembelajaran masing-masing prodi juga bisa dieksplorasi dengan bentuk yang makin beragam. Itu disesuaikan dengan program yang disusun dosen dan mahasiswa. Laboratorium Merdeka Belajar bisa digunakan dengan bebas oleh civitas academica. Sholeh mengatakan, Unesa mengaplikasikan semua bentuk program MBKM.
Selain untuk fasilitas MBKM, pembangunan area Laboratorium Merdeka Belajar tersebut juga disesuaikan dengan indikator UI Green Metric. Indikator tersebut terdiri atas penataan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, limbah, air, transportasi, serta pendidikan dan penelitian.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
