
Voucher parkir resmi yang dikeluarkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya untuk program bayar parkir non tunai.
JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dikabarkan akan segera mematenkan penerapan pembayaran parkir non tunai di sejumlah wilayah potensial Kota Surabaya.
Menyiasati kebijakan tersebut, berbagai persiapan jelang penerapan pun terus dimatangkan.
Dilansir Radar Surabaya (JawaPos Grup) pada Kamis (25/1), kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, yang dengan resmi telah mengumumkan bahwa penerapan pembayaran parkir non tunai ini akan dimulai pada awal Februari 2024.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kepala UPT Parkir Tepi Jalan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Jeane Taroreh pun dengan tegas melarang adanya pembayaran parkir tunai lagi pada waktu yang telah ditetapkan sesuai rencana tersebut hingga kedepannya.
Untuk sementara, Jeane mengungkapkan pembayaran parkir non tunai ini akan diterapkan di 2 (dua) lokasi terlebih dulu.
Dua lokasi awal tersebut diantaranya, kawasan Taman Bungkul dan Balai Kota Surabaya.
Meski mulai dipatenkan pada Februari 2024 mendatang, Jeane menyebut penerapannya sudah dilakukan pada saat ini juga. "Mulai hari ini sudah non tunai," ujarnya.
Dalam penerapannya, Dishub Kota Surabaya telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mempermudah para pengendara.
Salah satunya dengan menawarkan 3 (tiga) jenis pilihan yang bisa dijadikan sebagai alternatif pembayaran parkir non tunai ini.
Selain menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) barcode yang telah dilancarkan sejak awal, Dishub juga bakal menyediakan pembayaran parkir non tunai melalui e-money pada alat parkir meter dan yang lebih mudah yakni menggunakan voucher.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha UPT Parkir Tepi Jalan Umum Dishub Kota Surabaya Affan Abdillah menyebut, sejumlah lokasi untuk pembelian voucher pun telah disediakan oleh dishub.
Nantinya, para pengendara akan diarahkan oleh petugas untuk membeli voucher parkir ke lokasi tersebut.
Lokasi pembelian voucher yang pertama, Dishub menyiapkan delapan titik atau tempat di kawasan Taman Bungkul.
Affan menyebut, penunjukkan itu terdiri dari kafe dan satu kantor di Wonokoyo. "Ada delapan tempat yang kita tunjuk untuk menjual," jelas Affan.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
