Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Juli 2022 | 00.41 WIB

Calon Pendonor Darah dengan Penyakit Menular Jalani Sesi Konseling

Photo - Image

Photo

JawaPos.com–Seluruh calon pendonor darah yang diketahui memiliki penyakit menular telah diundang oleh Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Surabaya. Mereka telah menjalani konseling bersama dokter dan tenaga medis.

Kabag Pelayanan dan Humas UTD PMI Kota Surabaya Dokter Wandai Rasotedja memastikan mereka telah mendapatkan informasi lengkap terkait adanya penyakit menular berdasar pemeriksaan darahnya.

”Seluruh pendonor telah dipanggil untuk mendapatkan konseling soal penyakit menular dalam darah,” kata Wandai, Rabu (20/7).

Dia menyarankan agar para pendonor yang sampel darahnya mengandung penyakit menular untuk memeriksakan kesehatannya. Sebab, penyakit menular dalam darahnya diketahui dari sampel darah yang dicek secara screening di PMI.

Dengan demikian, kata Wandai, pemeriksaan laboratorium tersebut tidak bisa digunakan untuk mendiagnosis pendonor yang di dalam darahnya ditemukan kandungan penyakit menular. ”Sifatnya screening bukan diagnosis, screening itu untuk melihat hasil sekecil mungkin. Jadi kadar penyakit baik itu virus atau apapun itu sekecil mungkin harus ditangkap,” papar Wandai.

Karena itu, Wandai meminta pendonor yang darahnya mengandung penyakit menular itu untuk datang ke PMI. Pendonor akan melakukan pengetesan ulang.

”Usai reaktif (positif) biasanya itu nanti kita karantina dulu, lalu periksa ulang. Kalau seandainya itu positif lagi, itu kita akan memberi kabar ke pendonor,” ucap Wandai.

Bila hasil menunjukkan positif lagi, pendonor tersebut akan diarahkan untuk periksa ke dokter. Skrining kemudian dilakukan tiap 3 bulan sekali selama 3 kali.

”Kami panggil ke kantor dapat form dan dikasih tahu diperiksa lagi, diambil sampelnya. Kita periksa itu dilakukan tiap tiga bulan selama tiga kali total sembilan kali. Kalau negatif baru bisa donor lagi,” ujar Wandai.

Sebelumnya, ratusan sampel darah yang akan didonorkan di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya ternyata mengandung penyakit menular. Penemuan itu diketahui pasca proses screening darah pendonor.

Wandai menyebut, terdapat 514 sampel darah pendonor yang terdapat kandungan penyakit. Dari jumlah tersebut yang mengandung penyakit menular Hepatitis B ada 213 sampel, hepatitis C 139, Sifilis 110, serta HIV 52 sampel darah.

”(Periode) Januari sampai Juni, HBsAg (Hepatitis B) 0,32 persen, HCV (Hepatitis C) 0,21 persen, Sifilis 0,17 Persen dan HIV 0,08, total 514 (sample),” kata Wandai.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore