
Aktivitas di pasar tradisional. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Tingginya harga bahan pokok di Kota Surabaya disebut sebagai imbas dari penyebaran wabah PMK atau penyakit mulut dan kuku. Beberapa harga bapok yang naik adalah ayam, cabai, dan sayur mayur.
Kepala Bidang (Kabid) Distribusi Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya Devie Afrianto menjelaskan, kebutuhan telur tinggi sebagai substitusi daging. ”Harga bapok naik. Kemudian telur naik itu karena kebutuhan tinggi jadi memang telur protein bisa jadi substitusi daging ayam dan sapi,” kata Devie, Jumat (3/6).
Selain telur, Devie mencatat harga daging ayam juga meningkat. Menurut dia, daging ayam naik karena warga mencari opsi lain selain daging sapi.
”Ini imbas dari PMK. Jadi pola pembelian berbeda. Banyak beralih ke telur,” tegas Devie.
Untuk peningkatan sayur mayur, pihaknya akan bekerja sama dengan dinas pertanian yang memiliki akses ke petani. Kemudian, pihaknya akan mencari jalan keluar supaya harga sayur mayur tidak terlalu tinggi.
”Yang ditegaskan itu harga bergerak naik. Tapi kan pasokan lancar jadi 2 minggu terakhir terpantau di pasar apakah pasokan mudah atau konsumen tetap beli normal. Semua beli normal naik itu konsekuensi tapi nggak sampai panic buying dan beli di luar siklus belanja normal mereka,” papar Devie.
Dia berjanji menggelar operasi pasar secepatnya. Namun, kini operasi pasar akan digelar dengan menyasar pedagang. Sehingga lebih tepat sasaran.
”Karena kalau langsung ke warga, pembelian tidak banyak. Kami lakukan operasi pasar minggu depan,” ujar Devie.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
