Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 April 2022 | 12.07 WIB

Wali Kota Surabaya Minta KPM Manfaatkan BLT Minyak Goreng dengan Bijak

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.  Diskominfo Surabaya/Antara - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.  Diskominfo Surabaya/Antara

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng di Kota Pahlawan, memanfaatkan bantuan yang diterimanya dengan bijak.

”Kami berharap bantuan itu dapat digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” kata Wali Kota Eri Cahyadi seperti dilansir dari Antara.

Wali Kota Eri mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial (Kemensos) atas bantuan yang diberikan kepada warga Kota Pahlawan. Dia memastikan data bansos yang turun dari Kemensos, sama dengan yang dibagikan hari ini (16/4).

Insya Allah pembagian yang untuk lansia (lanjut usia) nanti dari BNI (Bank Negara Indonesia) yang menyerahkan di tempat, sedangkan yang kuat bisa ambil sendiri,” terang Eri.

Menurut Eri,  pemkot akan terus mendata dan yang mampu atau jiwanya masih kuat, akan diberikan usaha agar bisa lepas dari MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menyebutkan, Kemensos telah menetapkan sasaran penerima bansos. Bagi yang berusia 40 tahun ke atas, mendapatkan bantuan berupa PKH dan BLT minyak goreng, sedangkan usia 40 tahun ke bawah diberikan pemberdayaan usaha.

”Jadi, itu sama dengan yang dilakukan di Surabaya. Jadi, tidak mungkin kalau yang masih kuat-kuat (muda) hanya sekadar meminta (bansos). Maka dari itu kami lakukan pembinaan dari Pemkot Surabaya,” ujar Eri.

Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan, bakal terus peduli untuk mengatasi kemiskinan di Surabaya. Salah satu upaya yang dilakukan pemkot saat ini adalah dengan menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat.

”Jadi, nanti yang muda diberdayakan, apakah dia kerja di aset pemkot yang berbentuk tambak, kerja paving, atau UMKM. Ini yang kami lakukan untuk mengatasi kemiskinan dengan memberdayakan yang muda,” papar Eri.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin mengatakan, BLT minyak goreng merupakan kebijakan Presiden Joko Widodo. BLT itu diberikan untuk meningkatkan daya beli masyarakat pra-sejahtera di tengah kenaikan harga selama Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri.

”Kami bersama Bapak Wali Kota (Eri Cahyadi) memastikan pencairan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng untuk tiga bulan. Jadi sebulan Rp 100 ribu dan disekaliguskan April ini Rp 300 ribu,” tutur Nazaruddin.

Data KPM bantuan sosial BPNT/sembako dan BLT minyak goreng di Kota Surabaya sebanyak 85.328 jiwa. Sampai saat ini, bantuan tersebut sudah tersalur 48.267 atau sekitar 56,5 persen.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore