Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Februari 2022 | 01.56 WIB

Diliput Media Kanada, Bocah SMP Gresik Ini Bikin Museum Sampah Impor

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Bertepatan dengan tahun baru Imlek 2022 (1/2), Aeshnina Azzahra Aqilani, meresmikan museum sampah impor di Dusun Krajan, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Siswi SMPN 12 Gresik itu berharap kehadiran museum tersebut dapat menjadi edukasi bersama tentang lingkungan hidup.


"Tujuan saya mendirikan museum ini untuk mengingatkan kita semua bahwa ada masa Indonesia dijadikan tempat pembuangan sampah plastik dari negara maju,’’ ungkap Nina, panggilan akrab Aeshnina Azzahra Aqilani, seusai pengguntingan pita sebagai penanda pembukaan museum sampah impor itu.

Pelajar berusia 14 tahun tersebut lantas mengungkap beberapa negara pengirim sampah ke Indonesia. Di antaranya, Amerika Serikat, Italia, Belanda, Jerman, Swiss, Kanada, Australia dan Selandia Baru. ‘’Beberapa negara itu termasuk pengirim sampah ke negara kita dalam jumlah besar,’’ ungkapnya.

Dalam pembukaan museum ini tidak ada pejabat. Nina sengaja mengundang pelajar, aktivis lingkungan, seniman, dan warga sekitar Wringinanom. Namun, yang menarik, kegiatan pembukaan museum sampah impor tersebut mendapat atensi dari media luar negeri (LN) . Yakni, jaringan radio dan televisi Kanada (CBC).

Museum sampah impor tersebut terbagi indoor dan outdoor. Isinya, instalasi seni yang terdiri atas beragam jenis sampah plastik. Sampah-sampah itu diambil dari pengiriman negara maju. Ada sampah sachet, packaging personal care, packaging produk rumah tangga, sampah bungkus oli hingga bungkus makanan. ‘’Tercantum made in UK, made in Canada, made in USA dan banyak lagi nama negara maju dalam bungkus sampah,’’ ungkapnya.

Selain men-display sampah luar negeri, dalam museum sampah impor itu juga ada catatan informasi tentang bahaya plastik sekali pakai dan informasi terkait. ‘’Museum ini bisa dikunjungi oleh siapa saja dan bisa menjadi tempat untuk berdiskusi dan tukar ilmu terkait sampah plastik,’’ ucap dia.

Sebelumnya, Nina telah mendapat sorotan luas dari berbagai media nasional maupun internasional. Hal itu berkat kepeduliannya terhadap isu-isu lingkungan. Terutama tentang sampah plastik. Pada Novermber 2021 lalu, dia juga diundang sebagai narasumber termuda di forum dunia, yakni Plastic Healt Summit 2021 di Amsterdam, Belanda. Dia juga menulis surat penolakan atas pengiriman sampah plastik ke Indonesya yang ditujukan ke beberapa duta besar.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore