
Photo
JawaPos.com- Memiliki buah hati tentu menjadi idaman para pasangan suami-istri (pasutri). Namun, untuk dapat memiliki momongan itu tidak sedikit pasangan yang terkendala. Nah, sebagai bagian untuk mengedukasi persoalan tersebut digelar Gresik Fertility Fest (GFF) yang berlangsung di IconMall.
Di GFF tersebut ada open booth yang berakhir Minggu (19/12). Sabtu (18/12) hari ini, ada gelaran Yoga Fertility. Lalu, ada Health Talk Fertility dengan narasumber dr Astie Young dan dr Trimayanti Olfah SpOG.
Menurut Winda, customer activation manager Klinik Fertilitas Indonesia, GFF merupakan rangkaian acara kedua East Java Fertily Road Show. Sebelumnya, digelar di Bojonegoro, Jatim, pada 11 Desember. "Tujuannya, kita mengedukasi masyarakat tentang kesuburan. Langkah-langkah yang tepat untuk memiliki buah hati,’’ ujarnya.
Dengan edukasi itu, lanjut dia, pengetahuan masyarakat seputar kesuburan akan lebih baik. Mitos-mitos selama ini diyakini dan justru menambah beban pikiran pasutri, akan bisa ditepis. ‘’Terkadang kan masih ada mitos ini dan itu yang tidak memberikan solusi. Nah, dengan edukasi ini masyarakat menjadi lebih paham,’’ ungkapnya.
Winda menambahkan, memang berbicara tentang kesuburan pasutri terkadang dinilai sensitif dan tabu bagi sebagian orang. Namun, masalah fertility harus dikonsultasikan secara terbuka dengan ahli yang tepat. Dengan begitu, pasutri yang kesulitan mendapatkan buah hati akan mendapat solusi.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya sudah memiliki 100 cabang di seluruh Indonesia dan 30 cabang di Jatim. Di Klinik Fertilitas Indonesia, melayani program kehamilan sampai dengan tindakan IUI atau inseminasi buatan. ‘’Kalau pasien tidak berhasil hamil dengan tindakan inseminasi buatan maka pasien akan dirujuk untuk melakukan tindakan bayi tabung,’’ ujarnya.
Sementara itu, dalam Health Talk tersebut, dokter Trimayanti mengungkapkan, infertilitas tidak hanya disebabkan oleh sang istri. Namun, sang suami juga memiliki peran penting di dalamnya. "Untuk melakukan program kehamilan dibutuhkan kerja sama dari pasangan suami istri," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
