Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Desember 2021 | 00.32 WIB

Pengembangan Transportasi Massal, Andalkan APBD & Pinjaman Luar Negeri

DITUNGGU-TUNGGU: Suroboyo Bus menjadi incara warga untuk ditumpangi karena lebih nyaman dan melintasi tengah kota. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

DITUNGGU-TUNGGU: Suroboyo Bus menjadi incara warga untuk ditumpangi karena lebih nyaman dan melintasi tengah kota. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com – Moda transportasi publik dalam kota bakal semakin beragam. Tidak lama lagi, warga metropolis bisa menikmati angkutan massal. Transportasi publik dengan skema buy the service (BTS) itu di-launching akhir Desember ini. Artinya, angkutan massal tersebut akan melengkapi Suroboyo Bus yang lebih dulu beroperasi.

”BTS mulai dioperasikan akhir Desember menjelang tahun baru (2022, Red),” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Surabaya Irvan Wahyudrajad Kamis (2/12).

Irvan masih merahasiakan nama angkutan massal tersebut. Yang pasti, jelas dia, bentuk trayeknya sama persis dengan Suroboyo Bus. Berupa low deck. Hanya, ada dua jenis. Yaitu, kendaraan berbahan bakar diesel dan sebagian lagi berupa bus listrik. ”Untuk namanya, tunggu launching,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam pengoperasian tahap awal akhir Desember nanti, pihaknya hanya melayani satu koridor. Yakni, kawasan Surabaya Barat dan Timur. Persisnya, rute Lidah Wetan–Karang Menjangan–ITS.

Jumlah anggaran yang disiapkan untuk melayani rute itu sekitar Rp 2 miliar. ”Jadi, tahun ini baru satu dulu,” jelas Irvan.

Nah, tahun depan dishub memperluas wilayah operasional. Diproyeksikan, pada 2022 ada lima rute lagi. Meliputi Terminal Purabaya–Tanjung Perak melintasi Jalan Raya Darmo. Terminal Purabaya–Kenjeran Park melintasi MERR. Berikutnya, rute Jalan Mastrip–Unesa Lidah Wetan–Stadion Gelora Bung Tomo. Juga melayani Terminal Benowo–Tunjungan serta Terminal Purabaya–Kampus C Unair.

Penambahan rute juga berlanjut pada 2023. Total, ada lima rute lagi yang bakal dilayani angkutan massal tersebut. Di antaranya, Karang Pilang–Ampel dan SIER–RSAL–Tanjung Perak. Berikutnya, Terminal Manukan–Jembatan Suramadu. Selanjutnya, rute Rungkut–Park and Ride Jalan Mayjen Sungkono serta rute Terminal Intermoda Joyoboyo menuju Park and Ride Arif Rahman Hakim. ”Total, ada sebelas rute yang kami usulkan,” papar Irvan.

Dishub memasang target mempercepat operasional. Jadi, pengoperasian 11 rute yang diproyeksikan sampai 2023 itu bisa saja maju dari rencana awal. ”Kami akan percepat,” katanya.

Agar pengoperasian 11 rute itu lancar, akan disiapkan kendaraan feeder. Total, ada 36 feeder yang bakal dioperasikan untuk melayani 71 rute. Dengan begitu, waktu tunggu penumpang menuju transportasi massal lebih pendek 10–15 menit.

Dari mana anggarannya? Irvan menyampaikan, dalam mengembangkan transportasi massal, pihaknya tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Pemkot juga akan memanfaatkan bantuan pemerintah melalui pinjaman luar negeri. ”Diupayakan lebih cepat dengan skema soft loan dari luar negeri atau pendanaan dari pemerintah pusat,” jelas Irvan.

Semua bus disediakan pihak konsorsium. Semua kontrak bakal dibuat pemerintah pusat sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Dalam kontrak itu juga tertera rute-rute yang akan dilayani. ”Ini menjadi kolaborasi antara pemerintah dan operator atau pihak swasta,” tandas Irvan.

RENCANA OPERASIONAL RUTE TRAYEK BTS DI SURABAYA

- Lidah Wetan–Karang Menjangan–ITS

- Terminal Purabaya–Tanjung Perak melintasi Jalan Darmo

- Terminal Purabaya–Kenjeran Park melintasi MERR

- Jalan Mastrip–Unesa Lidah Wetan–Stadion Gelora Bung Tomo

- Terminal Benowo–Tunjungan

- Terminal Purabaya–Kampus C Unair

- Karang Pilang–Ampel

- SIER–RSAL–Tanjung Perak

- Terminal Manukan–Jembatan Suramadu

- Rungkut–Park and Ride Jalan Mayjen Sungkono

- Terminal Intermoda Joyoboyo–Park and Ride Arif Rahman Hakim

Sumber: Dishub Surabaya

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore