
BELUM MULAI: Pelat beton di Jalan Kemangsen yang pecah dan rusak. (Prima Zuhdi/Jawa Pos)
JawaPos.com- Pemkab Sidoarjo tengah berkejaran dengan waktu untuk menuntaskan pembangunan sejumlah ruas jalan. Saat ini, total ada sebanyak 35 paket perbaikan jalan. Baik pemasangan beton maupun penambahan lapisan aspal. Targetnya, seluruh paket perbaikan itu bisa rampung akhir tahun ini.
Pekerjaan perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan. Ruas Jalan Gedangan–Betro, misalnya. Akses tersebut berada di antara Jalan Wedi, Jalan Raya Sedati, hingga Jalan Raya Betro. Panjangnya sekitar 1 kilometer. Anggaran peningkatan jalan di sana mencapai Rp 8 miliar.
Sampai Minggu (10/10) petugas masih memasang sheet pile sebelum betonisasi. ”Agar lebar jalan dapat dimaksimalkan,” ujar Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Sigit Setyawan.
Sigit menyatakan, akhir tahun semua perbaikan itu tuntas. Meski, hingga kini masih ada jalan yang rusak. Misalnya, sebagian sisi jalan di Jalan Industri, Kecamatan Buduran. Sebagian jalan yang rusak akan ditangani dengan peningkatan jalan dalam anggaran 2022. Untuk ruas jalan yang tidak tertangani dengan peningkatan jalan, DPUBMSDA akan melakukan pemeliharaan jalan pada APBD Perubahan.
”Sebagian ruas jalan yang akan ditangani tersebut sudah disurvei dan dalam pembuatan gambar dan rencana anggaran biaya (RAB),” katanya.
Pelaksanaannya menunggu dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) APBD Perubahan 2021 diterbitkan. Dengan begitu, jalan-jalan rusak di Kota Delta lebih terpetakan dan bisa segera diperbaiki. Termasuk perbaikan Jalan Raya Kemangsen. Bulan ini struktur bawah Jalan Raya Kemangsen diperbaiki. Perbaikan dilakukan pada titik yang rusak sepanjang 50 meter dengan lebar 7 meter.
Tahun depan perbaikan jalan pun terus digencarkan. Bahkan, nilainya lebih besar. ”Tahun depan pengerjaan dalam satu paket peningkatan jalan sekaligus besar,” ungkap Sigit.
Misalnya, langsung dikerjakan sepanjang 5 kilometer. Tidak kisaran 1 kilometer seperti tahun ini. Sebab, jika hanya setengah-setengah, masih tersisa jalan yang rusak. Contohnya, di Jalan Sukolegok. Jalan itu rusak sekitar 2,5 meter. Namun, tahun ini jalan tersebut hanya dibeton sepanjang 400 meter di sana dan sisanya dilanjutkan tahun depan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
