
MEMASTIKAN: Satgas melakukan pengecekan akhir operasional bioskop, Kamis (16/9). (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kerinduan warga Surabaya untuk menonton film-film favorit di bioskop akhirnya terjawab. Sejumlah jaringan bioskop yang beroperasi di Surabaya resmi membuka pintu teater mereka sejak, Kamis (16/9). Sebab, pemkot melalui Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya telah menerbitkan surat izin operasional bioskop.
Surat itu ditandatangani Kepala BPB Linmas Irvan Widyanto pada Rabu (15/9) petang. Pemkot pun langsung mengirimkan surat pemberitahuan pelaksanaan operasional ke empat jaringan bioskop besar yang beroperasi di Kota Pahlawan. Yaitu, XXI, CGV, Cinepolis, dan Movimax. Surat itu sekaligus berisi imbauan untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
Area Manager XXI Surabaya Yoyok Santoso menyampaikan, pihaknya langsung mengoperasikan semua studio pada hari pertama buka kemarin. Total ada 15 studio. Semua teater itu tersebar di berbagai mal dan pusat-pusat perbelanjaan di metropolis. Kemarin ada tiga judul film yang ditayangkan. Per film berdurasi maksimal dua jam. Rata-rata mulai diputar di atas pukul 12.00.
”Karena memang kita sesuaikan dengan jadwal buka mal. Buka mal kan pukul 11.00, kami prepare dulu,’’ kata Yoyok.
Semua pengelola bioskop harus beradaptasi dengan seabrek aturan prokes. Tempat duduk misalnya. Pengelola gedung bioskop wajib mengatur kursi penonton dengan berselang-seling. Yaitu, satu kursi yang terisi akan diselingi dengan satu kursi kosong. Begitu seterusnya.
Itu dilakukan untuk menghindari potensi sentuhan fisik dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 di dalam area teater. Itulah yang membuat kapasitas bioskop berkurang setengahnya. ”Kapasitas maksimal 50 persen. Ini sesuai hasil asesmen satgas kota (Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Red),” terangnya.
Sejatinya, kata Yoyok, tidak ada yang berubah dengan penegakan prokes di bioskop. Sama halnya dengan prokes ketika bioskop dibuka April lalu. Yang berbeda adalah pemasangan barcode aplikasi PeduliLindungi di setiap pintu masuk teater. Setiap pengunjung harus memindai barcode tersebut.
Di dalamnya berisi keterangan bahwa yang bersangkutan sudah divaksin sampai dosis kedua. Itu penting sebagai ikhtiar pemerintah untuk mendeteksi dan mencegah secara dini penularan di area bioskop. ”Aplikasi (PeduliLindungi, Red) sudah kita pasang di semua bioskop,’’ ungkapnya.
Manajer Operasional Movimax Betrix Sari memastikan semua pengelola bioskop sudah menjalankan prokes sesuai asesmen satgas Covid-19. Baik aturan di luar bioskop maupun ketika di dalam. Pihaknya menugaskan satgas mandiri untuk memelototi bagian dalam studio. Penggunaan masker juga akan diawasi ketat. Setiap pengunjung yang kedapatan melepas masker langsung ditegur.
Teguran, lanjut Beatrix, juga akan diberikan kepada pengunjung yang duduk dengan tidak menjaga jarak. ”Kami akan tegas soal prokes,’’ papar Beatrix Sari.
Setiap pengunjung juga menjalani pengecekan suhu tubuh. Mereka yang ketahuan punya suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius tidak diperkenankan masuk. Prokes lainnya, tidak boleh membawa makanan dan minuman ke dalam teater. Makanan harus dititipkan di loker atau dimakan di lobi. Tujuannya, pengunjung tidak membuka masker di dalam studio.
Ketentuan itu bagian dari standard operating procedure (SOP) yang berlaku di semua bioskop. ’’Kalau mau makan kan pasti buka masker. Nah, buka masker di dalam teater enggak boleh,’’ ujarnya.
Kepala BPB Linmas Irvan Widyanto menyampaikan sudah mengirim surat pemberitahuan pelaksanaan pembukaan bioskop. Dalam surat tersebut, pihaknya mencantumkan sembilan poin. Di antaranya, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining pengunjung dan pegawai. Kapasitas maksimal 50 persen dengan kursi berjarak. Jam tayang film harus diberi jarak dan tidak bersamaan.
Tujuannya, menghindari kerumunan antrean masuk bioskop. Saat di dalam studio, penonton wajib menggunakan masker sepanjang film diputar. Pengunjung juga dilarang makan dan minum atau menjual makanan dan minuman di dalam studio. ’’Ini kami minta diawasi betul. Satgas mandiri harus cermat,’’ imbuh Irvan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
