Wujudkan Gresik Zero Stunting
TRANSFORMASI KESEHATAN: Dinas Kesehatan Gresik mengadakan puncak HKN Ke-59. Diharapkan, perayaan ini mampu menjadi momentum untuk memajukan lini kesehatan Kabupaten Gresik.
JawaPos.com - Perayaan Puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-59 Tahun 2023 digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik kemarin (5/12). Event bertajuk Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju itu bertempat di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik.
Wakil Bupati Gresik Dra Hj Aminatun Habibah MPd dalam pidatonya menuturkan bahwa Pemkab Gresik tidak main-main dalam program-program kesehatan demi mewujudkan transformasi kesehatan. Pemkab bekerja sama dengan seluruh rumah sakit di Gresik untuk men-support program Universal Health Coverage (UHC) yang kini mencapai 100 persen.
Pembangunan rumah sakit di Gresik Selatan pun terus digenjot.
Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat adalah dengan pencegahan stunting. Bu Min, sapaan akrab Aminatun, mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi PKK dan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan untuk mengurangi angka stunting.
”Angka stunting di Kabupaten Gresik kini hanya 10,7 persen. Lebih baik dari angka stunting Jatim 2023 19,2 persen dan nasional pada 2022 21,6 persen. Ini jadi pertanda baik agar ke depan Gresik bisa mewujudkan zero stunting,” ungkap Bu Min.
Dia mendorong seluruh elemen untuk bersinergi mencegah stunting. Tak hanya nakes dan PKK, tetapi juga masyarakat hingga dinas-dinas terkait. Menurut Bu Min, stunting menjadi cikal bakal SDM yang kurang berkualitas. Jika bisa mewujudkan zero stunting, Indonesia Emas 2045 nanti Gresik bakal dihuni oleh SDM unggul.
TRANSFORMASI KESEHATAN: Dinas Kesehatan Gresik mengadakan puncak HKN Ke-59. Diharapkan, perayaan ini mampu menjadi momentum untuk memajukan lini kesehatan Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Mukhibatul Khusnah MM Mkes menuturkan bahwa peringatan HKN itu dilakukan untuk beberapa tujuan. Di antaranya, mendorong kemitraan dengan swasta, organisasi profesi, dan organisasi kemasyarakatan dalam upaya transformasi kesehatan.
Selain itu, bertujuan mendorong insan kesehatan agar dapat memberikan contoh gaya hidup sehat serta meningkatkan kualitas sumber daya kesehatan. Baik fasilitas, sarana-prasarana, maupun sumber daya manusia (SDM).
”Harapan kami, HKN Ke-59 ini mampu menjadi momentum untuk memompa semangat semua pihak. Tujuannya satu, memajukan lini kesehatan Kabupaten Gresik dan mewujudkan transformasi kesehatan,” ungkap Mukhibatul Khusnah.
TRANSFORMASI KESEHATAN: Dinas Kesehatan Gresik mengadakan puncak HKN Ke-59. Diharapkan, perayaan ini mampu menjadi momentum untuk memajukan lini kesehatan Kabupaten Gresik.
Peringatan HKN Ke-59 itu juga jadi upaya untuk meng-upgrade pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan lewat beberapa talkshow. Yakni, talkshow bertema cegah stunting itu penting dengan narasumber Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Hj Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani SIkom, Dokter Spesialis Obgyn RS Semen Gresik dr Nur Lailatul Fadhilah SpOg MKed Klin, Dosen Universitas Muhammadiyah Gresik Idha Rahayuningsih SpSi MPsi, dan Dokter Spesialis Anak RSUD Ibnu Sina Gresik dr Arif Fahrudin SpA.
Pada perayaan HKN ke-59 itu, Pemkab dan Dinkes Gresik memberikan perhatian lebih pada pencegahan stunting. Nurul Haromaini mengatakan, angka stunting di Gresik terus turun tiap tahun. “Meski angka stunting di Kabupaten Gresik menurun, kami terus berusaha menekan agar bisa zero stunting. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pemberian pendidikan pola asuh untuk orang tua dengan balita stunting, sosialisasi di sekolah terkait stunting, dan pemberian tablet tambah darah pada remaja,” ujarnya.
Wujud nyata perhatian untuk mengurangi stunting, Bu Min, Mukhibatul Khusnah, dan Nurul Haromaini memberikan bingkisan pada para balita stunting. Ada juga pemeriksaan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), pemeriksaan dan konseling bumil Kekurangan Energi Kronis (KEK) serta balita stunting, dan pemeriksaan HB remaja. Seluruhnya bisa diikuti masyarakat secara gratis.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
