
KSAL TNI AL Yudo Margono (dua dari kanan) didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau RS Darurat Karang Pucung. Dipta Wahyu/JawaPos
JawaPos.com–Rumah Sakit Darurat Karang Pucung Surabaya diresmikan pada Jumat (20/8). RSD di Pangkalan Korps Marinir Surabaya, Jalan Opak itu diresmikan KSAL TNI AL Yudo Margono. Yudo didampingi Dankormar Mayjen (Mar) Suhartono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, beserta jajarannya.
KSAL Yudo menjelaskan, RS darurat itu digunakan untuk pasien dengan kondisi ringan. Pihaknya sudah menyiapkan RS itu sejak lama dan baru diresmikan hari ini (20/8).
”RS sudah siap dan bisa dioperasikan. Kami meninjau langsung kesiapan. Operasional siap,” ucap Yudo.
Rumah sakit tersebut mampu menampung 800 pasien. Namun, pihaknya baru menyiapkan 600 bed. ”Disiapkan 600 bed dulu. Tapi 800 bed siap. Ini untuk kesiapsiagaan kami,” tutur Yudo.
Yudo mengakui, peralatan di RSD Karang Pucung memang tidak selengkap di RSAL Ramelan. Sebab RSD Karang Pucung dikhususkan bagi pasien dengan kondisi ringan untuk pasien ringan.
”Bukan berarti pasien kondisi berat ditolak. Tapi diterima dan langsung evakuasi ke RSAL Ramelan. Begitu pula sebaliknya. Kalau di sana ada pasien kondisi ringan langsung pindah ke sini atau ke RS darurat di Samator dan Brebek Rungkut. Jadi ringan dan berat nggak saling tumpang tindih,” terang Yudo.
Dia berharap agar tidak ada pasien yang kesulitan untuk menemukan rumah sakit. Yudo juga berharap agar kasus Covid-19 tidak melonjak lagi.
”Pasien bisa langsung datang. Masuk bukan via pintu utama. Ada pintu khusus,” jelas Yudo.
Di RSD dua lantai itu, terdapat 50 nakes yang disiapkan. Mereka datang dari RS Ramelan dan RS Soetomo Surabaya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi pembukaan RSD tersebut. Dia menegaskan, RS itu tidak hanya untuk warga Jatim, namun juga warga Indonesia.
”RS ini untuk masyarakat. Borderless. Nggak hanya masyarakat Jatim, juga masyarakat Indonesia yang ada di Jatim,” kata Khofifah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
