Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Agustus 2021 | 21.27 WIB

Bisa Tampung 800 Pasien, RS Darurat Karang Pucung Diresmikan KSAL

KSAL TNI AL Yudo Margono (dua dari kanan) didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau RS Darurat Karang Pucung. Dipta Wahyu/JawaPos - Image

KSAL TNI AL Yudo Margono (dua dari kanan) didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau RS Darurat Karang Pucung. Dipta Wahyu/JawaPos

JawaPos.com–Rumah Sakit Darurat Karang Pucung Surabaya diresmikan pada Jumat (20/8). RSD di Pangkalan Korps Marinir Surabaya, Jalan Opak itu diresmikan KSAL TNI AL Yudo Margono. Yudo didampingi Dankormar Mayjen (Mar) Suhartono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, beserta jajarannya.

KSAL Yudo menjelaskan, RS darurat itu digunakan untuk pasien dengan kondisi ringan. Pihaknya sudah menyiapkan RS itu sejak lama dan baru diresmikan hari ini (20/8).

”RS sudah siap dan bisa dioperasikan. Kami meninjau langsung kesiapan. Operasional siap,” ucap Yudo.

Rumah sakit tersebut mampu menampung 800 pasien. Namun, pihaknya baru menyiapkan 600 bed. ”Disiapkan 600 bed dulu. Tapi 800 bed siap. Ini untuk kesiapsiagaan kami,” tutur Yudo.

Yudo mengakui, peralatan di RSD Karang Pucung memang tidak selengkap di RSAL Ramelan. Sebab RSD Karang Pucung dikhususkan bagi pasien dengan kondisi ringan untuk pasien ringan.

”Bukan berarti pasien kondisi berat ditolak. Tapi diterima dan langsung evakuasi ke RSAL Ramelan. Begitu pula sebaliknya. Kalau di sana ada pasien kondisi ringan langsung pindah ke sini atau ke RS darurat di Samator dan Brebek Rungkut. Jadi ringan dan berat nggak saling tumpang tindih,” terang Yudo.

Dia berharap agar tidak ada pasien yang kesulitan untuk menemukan rumah sakit. Yudo juga berharap agar kasus Covid-19 tidak melonjak lagi.

”Pasien bisa langsung datang. Masuk bukan via pintu utama. Ada pintu khusus,” jelas Yudo.

Di RSD dua lantai itu, terdapat 50 nakes yang disiapkan. Mereka datang dari RS Ramelan dan RS Soetomo Surabaya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi pembukaan RSD tersebut. Dia menegaskan, RS itu tidak hanya untuk warga Jatim, namun juga warga Indonesia.

”RS ini untuk masyarakat. Borderless. Nggak hanya masyarakat Jatim, juga masyarakat Indonesia yang ada di Jatim,” kata Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore